alexametrics
21.5 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Mahasiswa UMM Raih Tiga Medali di Kejuaraan Karate

UNIVERSITAS Muhammadiyah Malang (UMM) terus mengoleksi medali. Dalam Piala KONI Kota Malang dan Kushin Ryu M KarateDo Indonesia (KKI) Pengurus Provinsi Jawa Timur pada akhir Agustus lalu, Palapa Maha Awatara, salah satu mahasiswa psikologi UMM menyabet tiga penghargaan sekaligus.

Ketiga penghargaan itu adalah juara 1 kumite -67 U21 putra, juara 1 kumite beregu u21 dan best of the best u21. Event tingkat provinsi tersebut digelar di Gedung Olahraga (GOR) Ken Arok, Kota Malang.

Tara, sapaan akrabnya bercerita, sejak kecil karate telah menjadi olahraga favoritnya. Hobi tersebut membawanya meraih banyak prestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Semua berawal dari sebuah dojo (tempat latihan karate) yang terletak tidak jauh dari rumahnya.

“Karena sering menonton orang-orang latihan, tumbuh ketertarikan terhadap karate. Alhamdulillah, hobi itu bisa membawa saya menjadi atlet dan memenangkan berbagai kejuaraan hingga saat ini. Apalagi keluarga dan teman-teman juga mendukung. Ditambah lagi berbagai fasilitas yang disediakan oleh Kampus Putih UMM,” ucapnya.

Atlet yang juga lolos seleksi provinsi ini menambahkan, latihan intens selama satu bulan sudah menjadi rutinitas jelang kompetisi. dia merasa beruntung karena UMM memberikan banyak fasilitas. Salah satunya adalah unit kegiatan mahasiswa (UKM) karate yang bisa diikuti. Dari situ dia bisa saling latihan bersama dan sharing strategi agar bisa memenangkan pertandingan. (*/dan)

UNIVERSITAS Muhammadiyah Malang (UMM) terus mengoleksi medali. Dalam Piala KONI Kota Malang dan Kushin Ryu M KarateDo Indonesia (KKI) Pengurus Provinsi Jawa Timur pada akhir Agustus lalu, Palapa Maha Awatara, salah satu mahasiswa psikologi UMM menyabet tiga penghargaan sekaligus.

Ketiga penghargaan itu adalah juara 1 kumite -67 U21 putra, juara 1 kumite beregu u21 dan best of the best u21. Event tingkat provinsi tersebut digelar di Gedung Olahraga (GOR) Ken Arok, Kota Malang.

Tara, sapaan akrabnya bercerita, sejak kecil karate telah menjadi olahraga favoritnya. Hobi tersebut membawanya meraih banyak prestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Semua berawal dari sebuah dojo (tempat latihan karate) yang terletak tidak jauh dari rumahnya.

“Karena sering menonton orang-orang latihan, tumbuh ketertarikan terhadap karate. Alhamdulillah, hobi itu bisa membawa saya menjadi atlet dan memenangkan berbagai kejuaraan hingga saat ini. Apalagi keluarga dan teman-teman juga mendukung. Ditambah lagi berbagai fasilitas yang disediakan oleh Kampus Putih UMM,” ucapnya.

Atlet yang juga lolos seleksi provinsi ini menambahkan, latihan intens selama satu bulan sudah menjadi rutinitas jelang kompetisi. dia merasa beruntung karena UMM memberikan banyak fasilitas. Salah satunya adalah unit kegiatan mahasiswa (UKM) karate yang bisa diikuti. Dari situ dia bisa saling latihan bersama dan sharing strategi agar bisa memenangkan pertandingan. (*/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/