alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Dosen UM Aplikasikan Mesin Pengupas Biji Kopi di Lawang

MALANG – Dosen Universitas Negeri Malang (UM) Prof. Dr. Muhammad Alfian Mizar, MP. dkk.  mengaplikasikan mesin pengupas biji kopi bagi warga petani kopi di Desa Srigading. Dosen yang baru dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Negeri Malang tersebut telah melakukan demonstrasi mesin pengupas biji kopi pada Kelompok Wanita Tani Desa Mitra Srigading, Sabtu (29/5).

Demonstrasi pengoperasian mesin pengupas biji kopi dimaksudkan sebagai transfer of technology. Hibah Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin pengupas biji kopi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani kopi, karena untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian dibutuhkan suatu teknologi guna mencapai hal tersebut. Hal ini juga sejalan dengan program pengabdian masyarakat yang dilakukan UM dan Kuliah kerja Nyata di Desa Srigading tahun ini.

Prof. Dr. Muhammad Alfian Mizar, MP sedang mendemonstrasikan pengoperasian mesin pengupas biji kopi dimaksudkan sebagai transfer of technology.

Kepala Desa Srigading, Kecamatan Lawang Hadori, SE. menyambut baik adanya program ini. Dia berharap dengan adanya mesin pengupas biji kopi ini bisa mempercepat proses pengolahan biji kopi yang awalnya hanya ditumbuk dalam proses pengupasanya, kini menggunakan teknologi yang lebih modern. Sehingga diharapkan produksi Kopi Srigading mampu bersaing dengan produk-produk yang ada di pasaran.

Diketahui, bahwa  Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang ini merupakan salah satu Desa mitra UM yang menghasilkan produksi pertanian salah satunya adalah kopi. Kopi merupakan salah satu komoditas yang menjadi andalan desa yang berada di perbukitan ini. Namun demikian, pengolahan kopi masih dilakukan oleh warga secara tradisional. Dengan adanya program pengabdiann kepada  masyarakat ini dimaksudkan untuk meningkatkan teknologi dan pengetahuan masyarakat sehingga mampu mengolah kopi tidak lagi dengan cara tradisional.

(*/mas)

MALANG – Dosen Universitas Negeri Malang (UM) Prof. Dr. Muhammad Alfian Mizar, MP. dkk.  mengaplikasikan mesin pengupas biji kopi bagi warga petani kopi di Desa Srigading. Dosen yang baru dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Negeri Malang tersebut telah melakukan demonstrasi mesin pengupas biji kopi pada Kelompok Wanita Tani Desa Mitra Srigading, Sabtu (29/5).

Demonstrasi pengoperasian mesin pengupas biji kopi dimaksudkan sebagai transfer of technology. Hibah Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin pengupas biji kopi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani kopi, karena untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian dibutuhkan suatu teknologi guna mencapai hal tersebut. Hal ini juga sejalan dengan program pengabdian masyarakat yang dilakukan UM dan Kuliah kerja Nyata di Desa Srigading tahun ini.

Prof. Dr. Muhammad Alfian Mizar, MP sedang mendemonstrasikan pengoperasian mesin pengupas biji kopi dimaksudkan sebagai transfer of technology.

Kepala Desa Srigading, Kecamatan Lawang Hadori, SE. menyambut baik adanya program ini. Dia berharap dengan adanya mesin pengupas biji kopi ini bisa mempercepat proses pengolahan biji kopi yang awalnya hanya ditumbuk dalam proses pengupasanya, kini menggunakan teknologi yang lebih modern. Sehingga diharapkan produksi Kopi Srigading mampu bersaing dengan produk-produk yang ada di pasaran.

Diketahui, bahwa  Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang ini merupakan salah satu Desa mitra UM yang menghasilkan produksi pertanian salah satunya adalah kopi. Kopi merupakan salah satu komoditas yang menjadi andalan desa yang berada di perbukitan ini. Namun demikian, pengolahan kopi masih dilakukan oleh warga secara tradisional. Dengan adanya program pengabdiann kepada  masyarakat ini dimaksudkan untuk meningkatkan teknologi dan pengetahuan masyarakat sehingga mampu mengolah kopi tidak lagi dengan cara tradisional.

(*/mas)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/