21.3 C
Malang
Friday, 3 February 2023

Mahasiswa Elektro Unmer Raih Beasiswa ke Jepang via Program KUEP dan JASSO

Mahasiswa Teknik Elektro UNMER Malang, Bagas Martinus Rianu berhasil mendapatkan 2 program beasiswa sekaligus dalam satu waktu, yaitu beasiswa KUEP (Kanazawa University Exchange Program), program yang memberikan kesempatan belajar di Kanazawa University selama 1 tahun dan beasiswa JASSO (Japan Student Services Organization), beasiswa yang memberikan biaya hidup selama 1 tahun di Jepang.

 

Berangkat menempuh pendidikan di Jepang sejak September 2022, Bagas berkesempatan mempelejari budaya Jepang khususnya Bahasa dan kehidupan masyarakat Jepang serta melakukan special experiment, special research, dan seminar sesuai dengan bidang dari supervisor masing-masing.

 

Bagas yang terinspirasi dari senior-seniornya di Teknik elektro UNMER Malang yang telah mendapatkan beasiswa serupa sebelumnya merasa termotivasi untuk menyiapkan diri agar lolos seleksi yang menghabiskan waktu selama kurang lebih 5 bulan.

 

“Saya mendaftar beasiswa ini supaya dapat kesempatan untuk hidup di luar negeri gratis dan membuka banyak peluang untuk bisa melanjutkan studi di Jepang atau bahkan bekerja di Jepang,” ungkapnya.

 

Bagas memperluas relasi dengan berbagi orang dari kawasan Asia, seperti Thailand, Kamboja, Malaysia, China, Korea Selatan, Vietnam, lalu dari Kongo, Afrika, dan beberapa student asal Jerman, Perancis, Rusia, Amerika, dan Inggris.

 

“Poin plus nya lagi saya bisa memperluas relasi dengan mengenal banyak orang dari berbagai negara bahkan ada beberapa yang jadi teman dekat, selain dari negara lain, saya juga bisa kenal orang-orang dari Indonesia juga yang studi di Kanazawa University,” ujar Bagas.

Bagas berpesan bagi mahasiswa yang ingin mendaftar beasiswa ini agar tidak merasa minder apabila kemampuan Bahasa Inggrisnya kurang, yang terpenting cukup bisa memahami saat orang berbicara dalam Bahasa Inggris dan mulai mempelajari bahasa Jepang sebelum waktu keberangkatan.

 

“Tidak perlu mahir berbahasa inggris, tapi kalo expert ya lebih baik karena dapat memudahkan berkomunikasi dengan teman dari negara lain, tetapi saran saya jika memungkinkan 2 bulan sebelum berangkat mempersiapkan diri untuk belajar Bahasa Jepang yang dasar-dasarnya saja,” kata Bagas.

 

Selama berada di Jepang, Bagas juga bertemu dan dibantu oleh para alumnus Teknik Elektro UNMER Malang yang sedang melanjutkan Master program di Kanazawa University.

Mahasiswa Teknik Elektro UNMER Malang, Bagas Martinus Rianu berhasil mendapatkan 2 program beasiswa sekaligus dalam satu waktu, yaitu beasiswa KUEP (Kanazawa University Exchange Program), program yang memberikan kesempatan belajar di Kanazawa University selama 1 tahun dan beasiswa JASSO (Japan Student Services Organization), beasiswa yang memberikan biaya hidup selama 1 tahun di Jepang.

 

Berangkat menempuh pendidikan di Jepang sejak September 2022, Bagas berkesempatan mempelejari budaya Jepang khususnya Bahasa dan kehidupan masyarakat Jepang serta melakukan special experiment, special research, dan seminar sesuai dengan bidang dari supervisor masing-masing.

 

Bagas yang terinspirasi dari senior-seniornya di Teknik elektro UNMER Malang yang telah mendapatkan beasiswa serupa sebelumnya merasa termotivasi untuk menyiapkan diri agar lolos seleksi yang menghabiskan waktu selama kurang lebih 5 bulan.

 

“Saya mendaftar beasiswa ini supaya dapat kesempatan untuk hidup di luar negeri gratis dan membuka banyak peluang untuk bisa melanjutkan studi di Jepang atau bahkan bekerja di Jepang,” ungkapnya.

 

Bagas memperluas relasi dengan berbagi orang dari kawasan Asia, seperti Thailand, Kamboja, Malaysia, China, Korea Selatan, Vietnam, lalu dari Kongo, Afrika, dan beberapa student asal Jerman, Perancis, Rusia, Amerika, dan Inggris.

 

“Poin plus nya lagi saya bisa memperluas relasi dengan mengenal banyak orang dari berbagai negara bahkan ada beberapa yang jadi teman dekat, selain dari negara lain, saya juga bisa kenal orang-orang dari Indonesia juga yang studi di Kanazawa University,” ujar Bagas.

Bagas berpesan bagi mahasiswa yang ingin mendaftar beasiswa ini agar tidak merasa minder apabila kemampuan Bahasa Inggrisnya kurang, yang terpenting cukup bisa memahami saat orang berbicara dalam Bahasa Inggris dan mulai mempelajari bahasa Jepang sebelum waktu keberangkatan.

 

“Tidak perlu mahir berbahasa inggris, tapi kalo expert ya lebih baik karena dapat memudahkan berkomunikasi dengan teman dari negara lain, tetapi saran saya jika memungkinkan 2 bulan sebelum berangkat mempersiapkan diri untuk belajar Bahasa Jepang yang dasar-dasarnya saja,” kata Bagas.

 

Selama berada di Jepang, Bagas juga bertemu dan dibantu oleh para alumnus Teknik Elektro UNMER Malang yang sedang melanjutkan Master program di Kanazawa University.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru