alexametrics
23C
Malang
Wednesday, 3 March 2021

PAUD Jabung, Malang Jadi Pilot Project Pembelajaran Berbasis Video

MALANG – Hampir setahun menjalani pembelajaran daring, Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Jabung berupaya melakukan inovasi pembelajaran. Salah satunya melalui sistem digitalisasi pembelajaran yang ditujukan bagi anak usia dini.

Ketua Himpaudi Kecamatan Jabung Ika Nova Sari SPd menuturkan, kegiatan ini sendiri berawal dari inisiasinya bersama ketua TP PKK Kecamatan Jabung. ”Dengan kultur dan latar belakang sosial yang ada di lingkungan kami, masyarakat Jabung masih kesulitan dalam menjalankan pembelajaran daring bagi anak-anaknya, terutama yang ada di jenjang PAUD. Jadi saya bersama Bu Camat mencoba mencari solusi, kenapa tidak dibuat pembelajaran yang simpel dan memudahkan mereka?” ujar Ika.

Selama empat hari berturut-turut, Himpaudi bersama pihak kecamatan pun menggelar kegiatan bimbingan teknologi (bimtek) pembelajaran berbasis video. Pelatihan ini diikuti oleh 27 guru di jenjang PAUD dan 3 guru di jenjang TK yang ada di Kecamatan Jabung. ”Target kami, bimtek ini menjadi pilot project digitalisasi di tingkat PAUD se-Kabupaten Malang,” imbuh Ika.

Dilaksanakan selama empat hari, pembekalan tentang pembuatan video pembelajaran tersebut terdiri dari beberapa tahapan. Yang paling dasar, para guru tersebut diajari tentang cara melakukan pengambilan gambar yang baik. Materi tersebut kemudian juga dilanjutkan dengan pembelajaran proses editing sehingga video yang dibuat lebih menarik untuk dilihat.

Ketua TP PKK Kecamatan Jabung Dr Erfaniah Zuhriah SAg MH mengungkapkan bahwa ada beberapa kendala yang dihadapi masyarakatnya dalam proses adaptasi sistem pembelajaran berbasis IT. Di antaranya seperti kurangnya respect dari wali murid terhadap materi yang diberikan oleh sekolah dan bahkan terkadang acuh terhadap tugas yang diberikan dari sekolah. ”Ironisnya lagi, banyak (wali murid) yang tidak mau bayar (sekolah) karena merasa anaknya tidak mendapat apa-apa dari sekolah. Maka saya bersama Bu Ika kepikiran untuk membuat video pembelajaran yang bisa mempermudah mereka,” terang wanita yang juga dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang itu.

Total ada 25 video pembelajaran dengan tema berbeda dari masing-masing satuan pendidikan yang dihasilkan dari bimtek tersebut. Ke depan, Erfaniah juga berencana mendaftarkan video tersebut dalam hak atas kekayaan intelektual (HAKI). Video pembelajaran tersebut selain digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di masing-masing satuan pendidikan juga akan diunggah dalam kanal YouTube milik ketua Himpaudi Kecamatan Jabung. ”Di kanal beliau kan sudah banyak diunggah video tutorial. Harapannya bisa lebih bisa bermanfaat lagi dengan adanya tambahan dari video pembelajaran ini,” tukas Erfaniah. (rmc/cho/iik)

MALANG – Hampir setahun menjalani pembelajaran daring, Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Jabung berupaya melakukan inovasi pembelajaran. Salah satunya melalui sistem digitalisasi pembelajaran yang ditujukan bagi anak usia dini.

Ketua Himpaudi Kecamatan Jabung Ika Nova Sari SPd menuturkan, kegiatan ini sendiri berawal dari inisiasinya bersama ketua TP PKK Kecamatan Jabung. ”Dengan kultur dan latar belakang sosial yang ada di lingkungan kami, masyarakat Jabung masih kesulitan dalam menjalankan pembelajaran daring bagi anak-anaknya, terutama yang ada di jenjang PAUD. Jadi saya bersama Bu Camat mencoba mencari solusi, kenapa tidak dibuat pembelajaran yang simpel dan memudahkan mereka?” ujar Ika.

Selama empat hari berturut-turut, Himpaudi bersama pihak kecamatan pun menggelar kegiatan bimbingan teknologi (bimtek) pembelajaran berbasis video. Pelatihan ini diikuti oleh 27 guru di jenjang PAUD dan 3 guru di jenjang TK yang ada di Kecamatan Jabung. ”Target kami, bimtek ini menjadi pilot project digitalisasi di tingkat PAUD se-Kabupaten Malang,” imbuh Ika.

Dilaksanakan selama empat hari, pembekalan tentang pembuatan video pembelajaran tersebut terdiri dari beberapa tahapan. Yang paling dasar, para guru tersebut diajari tentang cara melakukan pengambilan gambar yang baik. Materi tersebut kemudian juga dilanjutkan dengan pembelajaran proses editing sehingga video yang dibuat lebih menarik untuk dilihat.

Ketua TP PKK Kecamatan Jabung Dr Erfaniah Zuhriah SAg MH mengungkapkan bahwa ada beberapa kendala yang dihadapi masyarakatnya dalam proses adaptasi sistem pembelajaran berbasis IT. Di antaranya seperti kurangnya respect dari wali murid terhadap materi yang diberikan oleh sekolah dan bahkan terkadang acuh terhadap tugas yang diberikan dari sekolah. ”Ironisnya lagi, banyak (wali murid) yang tidak mau bayar (sekolah) karena merasa anaknya tidak mendapat apa-apa dari sekolah. Maka saya bersama Bu Ika kepikiran untuk membuat video pembelajaran yang bisa mempermudah mereka,” terang wanita yang juga dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang itu.

Total ada 25 video pembelajaran dengan tema berbeda dari masing-masing satuan pendidikan yang dihasilkan dari bimtek tersebut. Ke depan, Erfaniah juga berencana mendaftarkan video tersebut dalam hak atas kekayaan intelektual (HAKI). Video pembelajaran tersebut selain digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di masing-masing satuan pendidikan juga akan diunggah dalam kanal YouTube milik ketua Himpaudi Kecamatan Jabung. ”Di kanal beliau kan sudah banyak diunggah video tutorial. Harapannya bisa lebih bisa bermanfaat lagi dengan adanya tambahan dari video pembelajaran ini,” tukas Erfaniah. (rmc/cho/iik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru