alexametrics
23C
Malang
Wednesday, 3 March 2021

SMK Negeri 1 Singosari Luncurkan Mobil Listrik Ramah Lingkungan

MALANG – Terus berinovasi meski di tengah pandemi dilakukan para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Singosari. Hal itu ditunjukkan dengan kreasi mobil listrik yang diberi nama BagaStema. Hari ini (20/2) kendaraan ramah lingkungan tersebut resmi di-lunching.

Kepala SMKN 1 Singosari Drs Imam MMT menyatakan, diprediksi 20 tahun ke depan bahan bakar fosil bakal habis. Karena itu, mobil listrik menjadi pilihan tepat. “Karena ke depan mobil listrik yang akan digunakan, kita tidak mau tinggal diam. Kita juga harus berkiprah ke arah sana. Siswa-siswa harus paham dan menguasai agar ketika terjun ke dunia kerja tidak kaget,” ujarnya.

Untuk penamaan BagaStema, Imam menjelaskan nama tersebut perpaduan kata Bagaskara yang artinya sinar matahari, dan Stema dari nama keren SMKN 1 Singosari.

Kelebihan dari mobil BagaStema adalah tidak menimbulkan kebisingan, tidak ada polusi, dan tentunya hemat bahan bakar. Untuk sumber dasar baterai yang digunakan bisa melalui cas listrik PLN atau solar cell daya matahari.

Spesifikasi yang dimiliki yaitu sistem kemudi manual, mampu menempuh jarak 30-40 km dan menggunakan rem cakram. Daya energi menggunakan baterai 60 volt / 140 Ah (5 buah) dan beban maksimal yang diangkut mencapai 1.200 kg.

Dalam perakitan mobil listrik ini melibatkan siswa dari beberapa jurusan. Di antaranya Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), dan jurusan otomasi industri. Proses pembuatan kendaraan listrik ini membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan.

Rencananya, mobil listrik ini akan digunakan untuk mengangkut barang-barang Adiwiyata, seperti mengangkut sampah yang ada di lingkungan sekolah. “Karena SMKN 1 Singosari ini masuk sekolah Adiwiyata maka kita akan gunakan mobil ini untuk mengangkut sampah yang ada di lingkungan sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, untuk biaya pembuatan BagaStema mencapai Rp 70 juta. Ke depan, SMKN 1 Singosari juga akan mengembangkan mobil tersebut untuk pengangkut orang dan juga motor listrik.

Pewarta: Roisyatul Mufidah

MALANG – Terus berinovasi meski di tengah pandemi dilakukan para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Singosari. Hal itu ditunjukkan dengan kreasi mobil listrik yang diberi nama BagaStema. Hari ini (20/2) kendaraan ramah lingkungan tersebut resmi di-lunching.

Kepala SMKN 1 Singosari Drs Imam MMT menyatakan, diprediksi 20 tahun ke depan bahan bakar fosil bakal habis. Karena itu, mobil listrik menjadi pilihan tepat. “Karena ke depan mobil listrik yang akan digunakan, kita tidak mau tinggal diam. Kita juga harus berkiprah ke arah sana. Siswa-siswa harus paham dan menguasai agar ketika terjun ke dunia kerja tidak kaget,” ujarnya.

Untuk penamaan BagaStema, Imam menjelaskan nama tersebut perpaduan kata Bagaskara yang artinya sinar matahari, dan Stema dari nama keren SMKN 1 Singosari.

Kelebihan dari mobil BagaStema adalah tidak menimbulkan kebisingan, tidak ada polusi, dan tentunya hemat bahan bakar. Untuk sumber dasar baterai yang digunakan bisa melalui cas listrik PLN atau solar cell daya matahari.

Spesifikasi yang dimiliki yaitu sistem kemudi manual, mampu menempuh jarak 30-40 km dan menggunakan rem cakram. Daya energi menggunakan baterai 60 volt / 140 Ah (5 buah) dan beban maksimal yang diangkut mencapai 1.200 kg.

Dalam perakitan mobil listrik ini melibatkan siswa dari beberapa jurusan. Di antaranya Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), dan jurusan otomasi industri. Proses pembuatan kendaraan listrik ini membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan.

Rencananya, mobil listrik ini akan digunakan untuk mengangkut barang-barang Adiwiyata, seperti mengangkut sampah yang ada di lingkungan sekolah. “Karena SMKN 1 Singosari ini masuk sekolah Adiwiyata maka kita akan gunakan mobil ini untuk mengangkut sampah yang ada di lingkungan sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, untuk biaya pembuatan BagaStema mencapai Rp 70 juta. Ke depan, SMKN 1 Singosari juga akan mengembangkan mobil tersebut untuk pengangkut orang dan juga motor listrik.

Pewarta: Roisyatul Mufidah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru