PPDB Online Bikin Bingung, Ada Siswa Dapat Sekolah yang Tak Sesuai Pilihan

Tahun ini, PPDB Kota Malang menggunakan sistem full online. (Foto: Rofia Ismania/Radar Malang)

KOTA MALANG – Dwi Elvia, salah seorang wali siswa mengaku bingung dengan sistem PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Online Kota Malang. Sebab, setelah hasil PPDB Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi dan Kepindahan Orang Tua, anaknya justru diterima di SMP yang bukan pilihannya.

“Kenapa ada pilihan ke empat? Sedangkan kami tidak pilih sekolah itu. Kalau ujung-ujungnya yang memilihkan dinas, kenapa kita disuruh pilih sekolah,” keluhnya.

Dwi mengungkapkan, putranya mengikuti PPDB Online via Jalur Prestasi.Di mana sekolah yang dipilih adalah sekolah yang dinilai bisa mengembangkan bakat dan prestasi putranya.

Tapi, alangkah kecewanya Dwi ketika mendapati putranya justru masuk sekolah lain yang tidak masuk pilihan.  “Saya rasa sekolah ini fasilitasnya tidak sesuai dengan prestasi lomba yang anak kami ikuti, hanya karena jarak sekolah itu dekat dengan rumah kami,” katanya.

Dwi berharap agar Dikbud Kota Malang mampu merevisi kebijakan terkait dengan hal tersebut. “Kalau buat aturan yang jelas biar tidak membingungkan wali murid,” keluhnya.

Hal senada disampaikan Linda Kurniawan, wali murid lainnya. Dia berharap, Dikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Kota Malang bisa memberikan solusi.

“Kemarin banyak yang tanya hal ini ke dinas dan solusinya disuruh (ikut) jalur zonasi kalau tidak puas dengan penempatannya,” urainya.

Pewarta: Elfran Vido, Errica Vannie
Foto:

Editor: Indra M