21.3 C
Malang
Friday, 3 February 2023

Unisma dan IKAPETE Bahas Resolusi Jihad Hasyim Asy’ari di Muktamar Nasional

MALANG KOTA – Pertama kalinya Universitas Islam Malang (Unisma) bersama dengan Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) menggelar Muktamar Nasional Pemikiran Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari. Di waktu bersamaan Unisma juga launching program-program lembaga presidium Nasional IKAPETE, di gedung bundar Unisma, Sabtu (21/01/2023).

Tema Muktamar kali ini yaitu “Aktualisasi Resolusi Jihad Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari dalam Menjaga Keutuhan NKRI”. Artinya bahwa Hadratussyaikh adalah salah satu tokoh yang berpengaruh di Indonesia dalam resolusi jihad. Tokoh inilah yang dipilih oleh Unisma sebagai kiblat tauladan bagi umat manusia di Muktamar Nasional kali ini.

 

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi mengatakan bahwa Muhtamar yang digelar besok akan membahas tentang pemikiran dari Hadratussyaikh melalui berbagai perspektif. Mulai dari pendidian, ekonomi, sosial, politik, dan bagaimana implementasi resolusi jihad di era modernisasi ini.

 

“IKAPETE dan unisma menghidupkan kembali resolusi jihat baik melaluibpemikiran pendidikan, politik, pertahanan, keamanan, global, dan bagaimana cara untuk membangun spiritual,”kata dia.

 

Nantinya gagasan alumni di Muktamar akan digodog. Bagaiman gagasan para alumni untuk mensyiarkan resolusi jihad melalui organisasi IKAPETE. Dan bagaimana mereka melakukan brand storming syiar pemikiran Hadratussyaikh melalui berbagai dimensi dan aspek yang Hadratussyaikh tanamkan.

 

Muktamar kali ini akan dihadiri beberapa tokoh nasional seperti Mahfud MD, anggota DPR, MPR pengurus NU, hingga pengurus PP Muhamamdiyah. Kegiatan ini bagi Unisma salah satu pengembangan keilmuan sekaligus syiar Unisma. Artinya Unisma semakin dikenal oleh khalayak luas. Selain itu, jalinan silaturahmi IKAPETE terjalin dengan baik.

 

“Melalui kegiatan ini juga sebagai penambah khasanah pemikiran, menambah semangat bagi Unisma memperteguh kajian Hadratussyaikh di kampus. Dan diharapkan Unisma sebagai lokomotif pengembangan Hadratussyaikh, lembaga kajian dan keaswajaan, Internasionalisasi aswaja,”jelas Rektor yang juga sebagai Ketua Presidium Nasional kali ini. (Rof)

MALANG KOTA – Pertama kalinya Universitas Islam Malang (Unisma) bersama dengan Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) menggelar Muktamar Nasional Pemikiran Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari. Di waktu bersamaan Unisma juga launching program-program lembaga presidium Nasional IKAPETE, di gedung bundar Unisma, Sabtu (21/01/2023).

Tema Muktamar kali ini yaitu “Aktualisasi Resolusi Jihad Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari dalam Menjaga Keutuhan NKRI”. Artinya bahwa Hadratussyaikh adalah salah satu tokoh yang berpengaruh di Indonesia dalam resolusi jihad. Tokoh inilah yang dipilih oleh Unisma sebagai kiblat tauladan bagi umat manusia di Muktamar Nasional kali ini.

 

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi mengatakan bahwa Muhtamar yang digelar besok akan membahas tentang pemikiran dari Hadratussyaikh melalui berbagai perspektif. Mulai dari pendidian, ekonomi, sosial, politik, dan bagaimana implementasi resolusi jihad di era modernisasi ini.

 

“IKAPETE dan unisma menghidupkan kembali resolusi jihat baik melaluibpemikiran pendidikan, politik, pertahanan, keamanan, global, dan bagaimana cara untuk membangun spiritual,”kata dia.

 

Nantinya gagasan alumni di Muktamar akan digodog. Bagaiman gagasan para alumni untuk mensyiarkan resolusi jihad melalui organisasi IKAPETE. Dan bagaimana mereka melakukan brand storming syiar pemikiran Hadratussyaikh melalui berbagai dimensi dan aspek yang Hadratussyaikh tanamkan.

 

Muktamar kali ini akan dihadiri beberapa tokoh nasional seperti Mahfud MD, anggota DPR, MPR pengurus NU, hingga pengurus PP Muhamamdiyah. Kegiatan ini bagi Unisma salah satu pengembangan keilmuan sekaligus syiar Unisma. Artinya Unisma semakin dikenal oleh khalayak luas. Selain itu, jalinan silaturahmi IKAPETE terjalin dengan baik.

 

“Melalui kegiatan ini juga sebagai penambah khasanah pemikiran, menambah semangat bagi Unisma memperteguh kajian Hadratussyaikh di kampus. Dan diharapkan Unisma sebagai lokomotif pengembangan Hadratussyaikh, lembaga kajian dan keaswajaan, Internasionalisasi aswaja,”jelas Rektor yang juga sebagai Ketua Presidium Nasional kali ini. (Rof)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru