alexametrics
23C
Malang
Tuesday, 2 March 2021

UIN Maliki Malang Bidik Target 500 Mahasiswa Asing

MALANG KOTA— Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang tak hanya menjadi rujukan mahasiswa asal Indonesia saja. Saat ini, sudah ada sekitar 400 mahasiswa dari 42 negara yang melanjutkan studi di UIN. Di tahun ajaran baru ini, ditargetkan minimal ada 100 mahasiswa baru dari luar negeri yang masuk.

Wakil Rektor I UIN Maliki Malang Prof Dr Zainuddin MA menyampaikan, banyaknya mahasiswa asing yang belajar UIN Maliki Malang sudah berbuah penghargaan dari Kemenag RI. ”Kami pernah dapat award dari Kemenag RI. Karena paling banyak negara yang mengirimkan mahasiswa belajar di sini. Sampai saat ini ada 42 negara,” kata Prof Zainuddin, Sabtu (20/2).

Dia menjelaskan, hal tersebut menjadi salah satu bukti kualitas pendidikan UIN Maliki tak hanya diakui secara nasional, namun juga internasional. ”Ini jadi salah satu motivasi kami untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan,” terangnya.

Hanya saja, masih kata dia, saat ini pembelajaran mahasiswa internasional ini dilaksanakan secara daring. Hal itu karena masih pandemi hingga belum memungkinkan digelar pembelajaran tatap muka. ”Kalau kondisi sudah kembali normal, mereka nanti juga akan belajar langsung di sini seperti sebelumnya,” ungkap dia.

Seperti diketahui, ada beberapa jalur masuk atau seleksi mahasiswa baru di UIN Maliki Malang. Yaitu melalui jalur beasiswa teladan, SNMPTN, SPAN, SBMPTN, UMPTKIN dan Mandiri.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA— Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang tak hanya menjadi rujukan mahasiswa asal Indonesia saja. Saat ini, sudah ada sekitar 400 mahasiswa dari 42 negara yang melanjutkan studi di UIN. Di tahun ajaran baru ini, ditargetkan minimal ada 100 mahasiswa baru dari luar negeri yang masuk.

Wakil Rektor I UIN Maliki Malang Prof Dr Zainuddin MA menyampaikan, banyaknya mahasiswa asing yang belajar UIN Maliki Malang sudah berbuah penghargaan dari Kemenag RI. ”Kami pernah dapat award dari Kemenag RI. Karena paling banyak negara yang mengirimkan mahasiswa belajar di sini. Sampai saat ini ada 42 negara,” kata Prof Zainuddin, Sabtu (20/2).

Dia menjelaskan, hal tersebut menjadi salah satu bukti kualitas pendidikan UIN Maliki tak hanya diakui secara nasional, namun juga internasional. ”Ini jadi salah satu motivasi kami untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan,” terangnya.

Hanya saja, masih kata dia, saat ini pembelajaran mahasiswa internasional ini dilaksanakan secara daring. Hal itu karena masih pandemi hingga belum memungkinkan digelar pembelajaran tatap muka. ”Kalau kondisi sudah kembali normal, mereka nanti juga akan belajar langsung di sini seperti sebelumnya,” ungkap dia.

Seperti diketahui, ada beberapa jalur masuk atau seleksi mahasiswa baru di UIN Maliki Malang. Yaitu melalui jalur beasiswa teladan, SNMPTN, SPAN, SBMPTN, UMPTKIN dan Mandiri.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru