alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

Tiga SMP Baru Kota Malang Mulai Dibangun

MALANG KOTA – Rencana penambahan tiga SMP negeri baru di Kota Malang telah memasuki tahap pembangunan. Itu terlihat pada Senin (21/6), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar peletakan batu pertama di calon gedung SMPN 30 Kota Malang yang berada di samping Terminal Mulyorejo.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pembangunan tiga SMP negeri akan memudahkan siswa dalam memilih sekolah saat zonasi. Tiga SMP negeri baru itu terletak di Kelurahan Mulyorejo, Kelurahan Polehan, dan Kelurahan Gadang. Pembangunan gedung tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

“Insya Allah tahun ini kami pastikan selesai dan di awal tahun 2022 dapat digunakan,” terangnya.

Untuk bangunan SMPN 30 Kota Malang tersebut dianggarkan Pemkot Malang Rp 10 miliar. Penambahan SMP baru ini juga telah mendapat respon positif dari masyarakat. Terlihat dalam penerimaan peserta didik baru tahun lalu, pagu 30 siswa di masing-masing sekolah sudah terisi semua.

“Kami ingin pendidikan di Kota Malang merata, terutama pada tiga wilayah tadi yang belum memiliki SMP negeri,” tandasnya.

Pewarta: Aditya Novrian

MALANG KOTA – Rencana penambahan tiga SMP negeri baru di Kota Malang telah memasuki tahap pembangunan. Itu terlihat pada Senin (21/6), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar peletakan batu pertama di calon gedung SMPN 30 Kota Malang yang berada di samping Terminal Mulyorejo.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pembangunan tiga SMP negeri akan memudahkan siswa dalam memilih sekolah saat zonasi. Tiga SMP negeri baru itu terletak di Kelurahan Mulyorejo, Kelurahan Polehan, dan Kelurahan Gadang. Pembangunan gedung tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

“Insya Allah tahun ini kami pastikan selesai dan di awal tahun 2022 dapat digunakan,” terangnya.

Untuk bangunan SMPN 30 Kota Malang tersebut dianggarkan Pemkot Malang Rp 10 miliar. Penambahan SMP baru ini juga telah mendapat respon positif dari masyarakat. Terlihat dalam penerimaan peserta didik baru tahun lalu, pagu 30 siswa di masing-masing sekolah sudah terisi semua.

“Kami ingin pendidikan di Kota Malang merata, terutama pada tiga wilayah tadi yang belum memiliki SMP negeri,” tandasnya.

Pewarta: Aditya Novrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru