alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

Sembelih 47 Hewan Kurban, Unisma Bagikan Daging Untuk Warga Isoman

MALANG KOTA – Momen Idul Adha dimaksimalkan Universitas Islam Malang (Unisma) untuk memberi perhatian lebih kepada pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman). Termasuk pada hari ini (21/7) pagi dimana, kampus Islam di Malang itu melakukan penyembelihan sekaligus pembagian daging kurban dengan prioritas penerima adalah warga yang melakukan isoman.

Acara yang dilaksanakan di halaman parkir belakang kampus Unisma itu sendiri sudah dimulai sejak pukul 06.30. Tahun ini, ada 22 ekor sapi dan 25 ekor kambing yang dikurbankan oleh Unisma.

“Untuk penyembelihannya sendiri disebar, sebagian ada di Unisma, Pondok Pesantren, Tokoh masyarakat dan lembaga pendidikan baik yang ada di Pasuruan maupun Malang Raya,” terang Rektor Unisma, Prof Dr H Maskuri Bakri MSi.

Ia menyebut bila penyembelihan yang dilakukan menyebar itu ialah guna mempermudah distribusi. “Agar ada pemerataan dan mempermudah distribusi daging kurban, karena kami harus melihat juga masyarakat mana yang membutuhkan,” sebut dia.

Soal protokol kesehatan, pria kelahiran Tuban itu menerapkan swab antigen kepada semua panitia yang terlibat. “Sebelum acara mulai semuanya di swab antigen dulu, juga di thermo gun dan memastikan tidak ada yang pilek, batuk dan meriang,” ucap dia.

Maskuri juga mengungkapkan apabila daging kurban tersebut diutamakan persebarannya kepada mereka yang sedang isolasi mandiri (isoman). “Ya, prioritasnya yang isolasi mandiri, karena mereka terbatasi pergerakannya, jadi kami bantu dengan daging,” ungkapnya.

Guna mempermudah mendeteksi orang-orang yang sedang isoman, pihaknya beserta tempat-tempat penyembelihan lain bekerja sama dengan Kelurahan setempat. “Kami bekerja sama dengan Kelurahan masing-masing untuk mendeteksi mana saja orang-orang yang isoman,” pungkas Maskuri.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Momen Idul Adha dimaksimalkan Universitas Islam Malang (Unisma) untuk memberi perhatian lebih kepada pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman). Termasuk pada hari ini (21/7) pagi dimana, kampus Islam di Malang itu melakukan penyembelihan sekaligus pembagian daging kurban dengan prioritas penerima adalah warga yang melakukan isoman.

Acara yang dilaksanakan di halaman parkir belakang kampus Unisma itu sendiri sudah dimulai sejak pukul 06.30. Tahun ini, ada 22 ekor sapi dan 25 ekor kambing yang dikurbankan oleh Unisma.

“Untuk penyembelihannya sendiri disebar, sebagian ada di Unisma, Pondok Pesantren, Tokoh masyarakat dan lembaga pendidikan baik yang ada di Pasuruan maupun Malang Raya,” terang Rektor Unisma, Prof Dr H Maskuri Bakri MSi.

Ia menyebut bila penyembelihan yang dilakukan menyebar itu ialah guna mempermudah distribusi. “Agar ada pemerataan dan mempermudah distribusi daging kurban, karena kami harus melihat juga masyarakat mana yang membutuhkan,” sebut dia.

Soal protokol kesehatan, pria kelahiran Tuban itu menerapkan swab antigen kepada semua panitia yang terlibat. “Sebelum acara mulai semuanya di swab antigen dulu, juga di thermo gun dan memastikan tidak ada yang pilek, batuk dan meriang,” ucap dia.

Maskuri juga mengungkapkan apabila daging kurban tersebut diutamakan persebarannya kepada mereka yang sedang isolasi mandiri (isoman). “Ya, prioritasnya yang isolasi mandiri, karena mereka terbatasi pergerakannya, jadi kami bantu dengan daging,” ungkapnya.

Guna mempermudah mendeteksi orang-orang yang sedang isoman, pihaknya beserta tempat-tempat penyembelihan lain bekerja sama dengan Kelurahan setempat. “Kami bekerja sama dengan Kelurahan masing-masing untuk mendeteksi mana saja orang-orang yang isoman,” pungkas Maskuri.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru