alexametrics
30.6 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Peringati HSN, Unisma Besok Bagi-bagi Masker

MALANG KOTA – Universitas Islam Malang (Unisma) punya cara sendiri dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati tiap 22 Oktober. Yaitu dengan bagi-bagi masker gratis dan ceramah (orasi) kebangsaan oleh KH. Zawawi Imron.

“Semua unsur pimpinan kampus besok (22/10) bagi-bagi masker di depan kampus. Baru setelah itu acara orasi kebangsaan oleh KH Zawawi Imron,” kata Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi, Rabu (21/10). Menurutnya, bagi-bagi masker gratis tersebut sebagai bentuk kepedulian dan edukasi pada masyarakat akan pentingnya jaga protap kesehatan di masa pandemi.

Beberapa mahasiswa Unisma saat beraktivitas di lab sebelum masa pandemi.( Unisma for Radar Malang)

Sedangkan, acara orasi kebangsaan menjadi salah satu bentuk bahwa NKRI juga tak bisa lepas dari perjuangan para Kiai dan santri. “Kecintaan santri pada NKRI tak perlu diragukan lagi. Sejak masa perjuangan sampai sekarang, termasuk saya juga masih santri,” tandas pria asal Kabupaten Tuban ini.

Lebih lanjut, kegiatan ceramah kebangsaan bertajuk “menembus batas mengawal NKRI sebagai rumah bersama” ini juga disiarkan langsung melalui channel HumasUnismaofficial. Sehingga, masyarakat umum dan mahasiswa Unisma tetap bisa mengikutinya secara daring.

“Yang datang di lokasi kami batasi sesuai protap kesehatan. Tapi warga dan mahasiswa Unisma bisa mengikuti lewat siaran langsung,” terang rektor Unisma dua periode ini.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA – Universitas Islam Malang (Unisma) punya cara sendiri dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati tiap 22 Oktober. Yaitu dengan bagi-bagi masker gratis dan ceramah (orasi) kebangsaan oleh KH. Zawawi Imron.

“Semua unsur pimpinan kampus besok (22/10) bagi-bagi masker di depan kampus. Baru setelah itu acara orasi kebangsaan oleh KH Zawawi Imron,” kata Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi, Rabu (21/10). Menurutnya, bagi-bagi masker gratis tersebut sebagai bentuk kepedulian dan edukasi pada masyarakat akan pentingnya jaga protap kesehatan di masa pandemi.

Beberapa mahasiswa Unisma saat beraktivitas di lab sebelum masa pandemi.( Unisma for Radar Malang)

Sedangkan, acara orasi kebangsaan menjadi salah satu bentuk bahwa NKRI juga tak bisa lepas dari perjuangan para Kiai dan santri. “Kecintaan santri pada NKRI tak perlu diragukan lagi. Sejak masa perjuangan sampai sekarang, termasuk saya juga masih santri,” tandas pria asal Kabupaten Tuban ini.

Lebih lanjut, kegiatan ceramah kebangsaan bertajuk “menembus batas mengawal NKRI sebagai rumah bersama” ini juga disiarkan langsung melalui channel HumasUnismaofficial. Sehingga, masyarakat umum dan mahasiswa Unisma tetap bisa mengikutinya secara daring.

“Yang datang di lokasi kami batasi sesuai protap kesehatan. Tapi warga dan mahasiswa Unisma bisa mengikuti lewat siaran langsung,” terang rektor Unisma dua periode ini.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/