alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

39 Kepsek Kota Malang Diminta Jadi ”Guru Moral”

MALANG KOTA – Sebanyak 39 kepala sekolah (Kepsek) SD-SMP di Kota Malang menjalani pengukuhan di lantai IV block office, kemarin (21/5). Rinciannya, 25 kepsek dimutasi, 14 kepsek diperpanjang masa jabatannya, dan sisanya lima kepsek promosi dari guru.

Prosesi pengukuhan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji. Dalam sambutannya, Sutiaji memberikan tugas tambahan kepada 39 kepsek baru tersebut. Tugas tambahan tersebut adalah, setiap kepsek diminta tidak sekadar mengajar, tapi juga mendidik moral kepada siswa-siswinya.

”Siswa memang perlu pandai secara akademik, tapi juga harus menjunjung nilai sopan santun kepada guru maupun orang lain,” ujar Sutiaji dalam sambutannya kemarin.

Orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu menambahkan, tantangan menjadi kepsek di zaman sekarang ini semakin berat. Sebab, pola belajar mengajar saat ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan kondisi pendidikan 10 tahun yang lalu.

”Kecepatan teknologi, ditambah lagi pandemi merupakan tantangan yang harus dijawab oleh panjenengan (kalian) bagaimana berinovasi menerapkan pembelajaran yang nyaman dan mendidik,” kata Sutiaji di hadapan puluhan Kepsek SD-SMP tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM menambahkan, sebanyak 39 kepsek yang menjalani pengukuhan itu tidak semuanya kepsek baru. Secara rinci, lima kepsek merupakan guru yang promosi. Lalu, 14 kepsek merupakan hasil perpanjangan jabatan, dan 25 hasil mutasi dari SD ke SMP.

”Ini tentunya dapat mengisi kekosongan jabatan kepsek di beberapa sekolah lantaran tahun depan diprediksi banyak yang pensiun,” kata Suwarjana.

Pejabat Eselon II B Pemkot Malang itu berharap pelantikan dapat dimaknai oleh guru sebagai ajang mencari prestasi. Serta, inovasi dalam mengembangkan sekolah yang ramah dalam belajar. Ke depan, Suwarjana juga bakal menyiapkan calon kepsek baru yang akan mengisi kekosongan di tahun depan. (adn/dan/rmc)

MALANG KOTA – Sebanyak 39 kepala sekolah (Kepsek) SD-SMP di Kota Malang menjalani pengukuhan di lantai IV block office, kemarin (21/5). Rinciannya, 25 kepsek dimutasi, 14 kepsek diperpanjang masa jabatannya, dan sisanya lima kepsek promosi dari guru.

Prosesi pengukuhan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji. Dalam sambutannya, Sutiaji memberikan tugas tambahan kepada 39 kepsek baru tersebut. Tugas tambahan tersebut adalah, setiap kepsek diminta tidak sekadar mengajar, tapi juga mendidik moral kepada siswa-siswinya.

”Siswa memang perlu pandai secara akademik, tapi juga harus menjunjung nilai sopan santun kepada guru maupun orang lain,” ujar Sutiaji dalam sambutannya kemarin.

Orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu menambahkan, tantangan menjadi kepsek di zaman sekarang ini semakin berat. Sebab, pola belajar mengajar saat ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan kondisi pendidikan 10 tahun yang lalu.

”Kecepatan teknologi, ditambah lagi pandemi merupakan tantangan yang harus dijawab oleh panjenengan (kalian) bagaimana berinovasi menerapkan pembelajaran yang nyaman dan mendidik,” kata Sutiaji di hadapan puluhan Kepsek SD-SMP tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM menambahkan, sebanyak 39 kepsek yang menjalani pengukuhan itu tidak semuanya kepsek baru. Secara rinci, lima kepsek merupakan guru yang promosi. Lalu, 14 kepsek merupakan hasil perpanjangan jabatan, dan 25 hasil mutasi dari SD ke SMP.

”Ini tentunya dapat mengisi kekosongan jabatan kepsek di beberapa sekolah lantaran tahun depan diprediksi banyak yang pensiun,” kata Suwarjana.

Pejabat Eselon II B Pemkot Malang itu berharap pelantikan dapat dimaknai oleh guru sebagai ajang mencari prestasi. Serta, inovasi dalam mengembangkan sekolah yang ramah dalam belajar. Ke depan, Suwarjana juga bakal menyiapkan calon kepsek baru yang akan mengisi kekosongan di tahun depan. (adn/dan/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/