alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

Seleksi Guru Kontrak Kota Malang Diperpanjang, Sampai 26 Juli Depan

MALANG KOTA – Ini kabar baik bagi mereka yang ingin mendaftar sebagai ”guru kontrak” alias Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sebab, waktu pendaftaran menjadi PPPK diperpanjang. Yang awalnya ditutup 21 Juli, ternyata diperpanjang hingga 26 Juli mendatang.

Perpanjangan itu disampaikan Kabag Humas Setda Kota Malang Donny Sandito W kemarin (21/7). Mantan Camat Kedungkandang itu mengatakan, pendaftar PPPK guru berjumlah 1.112 orang. Namun yang tersubmit sekitar 1.062 pendaftar. Dengan demikian, ada sekitar 50 pendaftar yang tidak tersubmit. Bisa jadi mereka dinilai tidak memenuhi persyaratan administratif. ”Mumpung perpanjangan, segera mendaftar. Ini bisa jadi momen calon guru untuk segera mendaftar,” ujar Donny, kemarin (20/7).

Donny optimistis, jumlah pendaftar masih bisa bertambah. Sebab, kuota PPPK guru untuk Kota Malang berjumlah 1.211 formasi. Jumlah tersebut sudah sesuai kebutuhan guru di Kota Malang. Khususnya guru SD dan SMP.

Perpanjangan waktu pendaftaran dilakukan pemerintah pusat karena situasi Pandemi Covid-19 yang semakin merebak. Selain itu, kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali juga menjadi salah satu penyebabnya.

Perpanjangan itu diketahui melalui surat BKN Nomor 6201/2021 dan Surat Pengumuman Pemkot Malang No 810/2021 yang menyatakan pendaftaran seleksi berakhir pada 26 Juli mendatang. ”Artinya diperpanjang lima hari. Diharapkan ada penambahan yang cukup signifikan,” tutur pejabat eselon III A Pemkot Malang itu.

Terpisah, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Malang, Burhanuddin MPd mengatakan, perpanjangan pendaftaran PPPK ini menjadi momen bagus untuk calon guru yang belum sempat mendaftar. Sebab, dari data yang terhimpun, masih ada peluang cukup besar pada masa perpanjangan ini.

Dia mengimbau kepada calon pendaftar agar benar-benar memperhatikan persyaratan. ”Jangan sampai ada penyesalan karena tak mendaftar. Jadi harus dipersiapkan,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Malang itu menambahkan, kekosongan guru bisa segera terisi dengan kuota PPPK ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM membeberkan kuota yang dikeluarkan oleh pemerintah masih cukup kurang. Karena pihaknya menginginkan formasi 1.400 kursi untuk Kota Malang.

Kendati demikian, formasi 1.211 kursi tersebut masih bisa dimaklumi daripada tidak ada sekali. Untuk itu, pihaknya akan menunggu lagi jumlah tersebut di tahun depan. “Alhamdulillah masih ada pendaftar dan berharap guru yang direkrut menunjukkan performa maksimal,” ungkapnya beberapa waktu yang lalu.

Pejabat Eselon II B Pemkot Malang itu menambahkan, jumlah yang ada juga bisa menutup kekosongan guru akibat pensiun. Terutama guru pensiun pada jenjang SD yang mencapai 123 guru dan SMP 84 orang. Tentunya, hal ini sangat berpengaruh pada kinerja guru ke depannya.(rmc/adn/dan)

MALANG KOTA – Ini kabar baik bagi mereka yang ingin mendaftar sebagai ”guru kontrak” alias Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sebab, waktu pendaftaran menjadi PPPK diperpanjang. Yang awalnya ditutup 21 Juli, ternyata diperpanjang hingga 26 Juli mendatang.

Perpanjangan itu disampaikan Kabag Humas Setda Kota Malang Donny Sandito W kemarin (21/7). Mantan Camat Kedungkandang itu mengatakan, pendaftar PPPK guru berjumlah 1.112 orang. Namun yang tersubmit sekitar 1.062 pendaftar. Dengan demikian, ada sekitar 50 pendaftar yang tidak tersubmit. Bisa jadi mereka dinilai tidak memenuhi persyaratan administratif. ”Mumpung perpanjangan, segera mendaftar. Ini bisa jadi momen calon guru untuk segera mendaftar,” ujar Donny, kemarin (20/7).

Donny optimistis, jumlah pendaftar masih bisa bertambah. Sebab, kuota PPPK guru untuk Kota Malang berjumlah 1.211 formasi. Jumlah tersebut sudah sesuai kebutuhan guru di Kota Malang. Khususnya guru SD dan SMP.

Perpanjangan waktu pendaftaran dilakukan pemerintah pusat karena situasi Pandemi Covid-19 yang semakin merebak. Selain itu, kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali juga menjadi salah satu penyebabnya.

Perpanjangan itu diketahui melalui surat BKN Nomor 6201/2021 dan Surat Pengumuman Pemkot Malang No 810/2021 yang menyatakan pendaftaran seleksi berakhir pada 26 Juli mendatang. ”Artinya diperpanjang lima hari. Diharapkan ada penambahan yang cukup signifikan,” tutur pejabat eselon III A Pemkot Malang itu.

Terpisah, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Malang, Burhanuddin MPd mengatakan, perpanjangan pendaftaran PPPK ini menjadi momen bagus untuk calon guru yang belum sempat mendaftar. Sebab, dari data yang terhimpun, masih ada peluang cukup besar pada masa perpanjangan ini.

Dia mengimbau kepada calon pendaftar agar benar-benar memperhatikan persyaratan. ”Jangan sampai ada penyesalan karena tak mendaftar. Jadi harus dipersiapkan,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Malang itu menambahkan, kekosongan guru bisa segera terisi dengan kuota PPPK ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM membeberkan kuota yang dikeluarkan oleh pemerintah masih cukup kurang. Karena pihaknya menginginkan formasi 1.400 kursi untuk Kota Malang.

Kendati demikian, formasi 1.211 kursi tersebut masih bisa dimaklumi daripada tidak ada sekali. Untuk itu, pihaknya akan menunggu lagi jumlah tersebut di tahun depan. “Alhamdulillah masih ada pendaftar dan berharap guru yang direkrut menunjukkan performa maksimal,” ungkapnya beberapa waktu yang lalu.

Pejabat Eselon II B Pemkot Malang itu menambahkan, jumlah yang ada juga bisa menutup kekosongan guru akibat pensiun. Terutama guru pensiun pada jenjang SD yang mencapai 123 guru dan SMP 84 orang. Tentunya, hal ini sangat berpengaruh pada kinerja guru ke depannya.(rmc/adn/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru