alexametrics
21.1 C
Malang
Saturday, 2 July 2022

Jadikan Mapel Kimia Disukai, Dosen UM Latih Avogadro Siswa SMAN 10

MALANG KOTA – Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan SMAN 10 Malang mengadakan pelatihan Avogadro untuk guru dan siswa.
Dari pelatihan ini diharapkan guru terbantu dalam memahamkan mata pelajaran (mapel) Kimia kepada siswa. Sedangkan bagi siswa, bisa lebih mudah memahami dan menyenangkan saat belajar mapel ini sehingga minat pada bidang studi ini meningkat.

Pelatihan yang digelar selama Agustus hingga September ini, dilakukan secara offline dan online. Untuk offline diikuti oleh tiga guru di laboratorium komputer SMAN 10 Malang dengan menerapkan protap kesehatan ketat. Sedangkan, kegiatan online diikuti 149 siswa melalui aplikasi pada 8-15 September lalu.

Guru SMAN 10 Malang mengikuti pelatihan Avogadro secara offline dengan menerapkan protap kesehatan. (UM for Radar Malang)

“Konsepnya menyenangkan. Saya berharap Avogadro bisa diterapkan di sekolah sebagai penunjang siswa dalam memahami mapel (mata pelajaran) kimia,” kata Agam Priambodo SPd, salah satu peserta pelatihan, Senin (21/9).

Menurutnya, pelatihan tersebut memudahkan siswa dalam memahami dan membayangkan struktur molekul. Sehingga, guru terbantu dalam memahamkan pada siswa. “Guru juga dapat wawasan dan ilmu baru,” terang pria yang juga menjadi guru Kimia SMAN 10 Malang ini.

Sementara itu, pemateri pelatihan Avogadro Atif Fikri ST MEng berharap bahwa kegiatan tersebut bisa meningkatkan minat siswa di bidang Kimia. Sehingga, mapel Kimia bisa lebih mudah dipahami oleh siswa.

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan SMAN 10 Malang mengadakan pelatihan Avogadro untuk guru dan siswa.
Dari pelatihan ini diharapkan guru terbantu dalam memahamkan mata pelajaran (mapel) Kimia kepada siswa. Sedangkan bagi siswa, bisa lebih mudah memahami dan menyenangkan saat belajar mapel ini sehingga minat pada bidang studi ini meningkat.

Pelatihan yang digelar selama Agustus hingga September ini, dilakukan secara offline dan online. Untuk offline diikuti oleh tiga guru di laboratorium komputer SMAN 10 Malang dengan menerapkan protap kesehatan ketat. Sedangkan, kegiatan online diikuti 149 siswa melalui aplikasi pada 8-15 September lalu.

Guru SMAN 10 Malang mengikuti pelatihan Avogadro secara offline dengan menerapkan protap kesehatan. (UM for Radar Malang)

“Konsepnya menyenangkan. Saya berharap Avogadro bisa diterapkan di sekolah sebagai penunjang siswa dalam memahami mapel (mata pelajaran) kimia,” kata Agam Priambodo SPd, salah satu peserta pelatihan, Senin (21/9).

Menurutnya, pelatihan tersebut memudahkan siswa dalam memahami dan membayangkan struktur molekul. Sehingga, guru terbantu dalam memahamkan pada siswa. “Guru juga dapat wawasan dan ilmu baru,” terang pria yang juga menjadi guru Kimia SMAN 10 Malang ini.

Sementara itu, pemateri pelatihan Avogadro Atif Fikri ST MEng berharap bahwa kegiatan tersebut bisa meningkatkan minat siswa di bidang Kimia. Sehingga, mapel Kimia bisa lebih mudah dipahami oleh siswa.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/