alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Hari Santri Nasional, Pelajar MTSN 6 Malang Bikin Formasi Merah Putih

MALANG – Ada pemandangan tak biasa di lapangan MTsN 6 Malang, Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen. Dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh hari ini (22/10), puluhan siswa dikumpulkan di lapangan. Sembari berpakaian adat, mereka membentuk formasi hati berwarna merah putih lengkap dengan logo HSN.

Para pelajar tersebut, sebagian memakai busana adat, sebagian lagi mengenakan kemeja putih dan almamater sekolah. Yang berbaju adat berdiri membentuk sebuah garis di depan. Kemudian yang mengenakan almamater berwarna coklat duduk sembari mengangkat kertas berwarna merah dan putih. Apabila dilihat dari atas, kumpulan siswa di lapangan itu membentuk formasi hati atau cinta. Di tengahnya formasi logo Hari Santri Nasional.

Kepala MTsN 6 Malang Sutirjo mengatakan, hal ini dilakukan agar para siswa lebih memaknai moment hari santri. “Sebagian dari mereka memakai baju adat, seperti dari Jawa, Sumatera, dan beberapa daerah lain. Tujuannya, agar di momen hari santri ini mereka lebih bisa mendalami arti bhineka tunggal ika,” ucapnya.

Selain digembleng soal pendidikan formal, kata Sutirjo, para siswa juga dikenalkan berbagai pengetahuan lain. Seperti menjaga NKRI melalui berbagai kegiatan. Juga hal lain yang nanti bakal bermanfaat untuk kehidupan siswa. “Tujuan agar generasi muda ini bisa menjadi cermin seorang pelajar yang berkarakter dan wawasan luas,” imbuhnya.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan semacam ini bisa diteladani, dan diterapkan oleh para siswa. Tidak hanya di sekolah, tapi juga lingkungan tempat tinggal mereka. “Di momen ini kami juga melakukan simulasi vaksinasi. Untuk menunjukkan bahwa siswa siap divaksin. Ini mendukung program pemerintah membentuk herd immunity,” pungkasnya. (fik/dan/rmc)

MALANG – Ada pemandangan tak biasa di lapangan MTsN 6 Malang, Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen. Dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh hari ini (22/10), puluhan siswa dikumpulkan di lapangan. Sembari berpakaian adat, mereka membentuk formasi hati berwarna merah putih lengkap dengan logo HSN.

Para pelajar tersebut, sebagian memakai busana adat, sebagian lagi mengenakan kemeja putih dan almamater sekolah. Yang berbaju adat berdiri membentuk sebuah garis di depan. Kemudian yang mengenakan almamater berwarna coklat duduk sembari mengangkat kertas berwarna merah dan putih. Apabila dilihat dari atas, kumpulan siswa di lapangan itu membentuk formasi hati atau cinta. Di tengahnya formasi logo Hari Santri Nasional.

Kepala MTsN 6 Malang Sutirjo mengatakan, hal ini dilakukan agar para siswa lebih memaknai moment hari santri. “Sebagian dari mereka memakai baju adat, seperti dari Jawa, Sumatera, dan beberapa daerah lain. Tujuannya, agar di momen hari santri ini mereka lebih bisa mendalami arti bhineka tunggal ika,” ucapnya.

Selain digembleng soal pendidikan formal, kata Sutirjo, para siswa juga dikenalkan berbagai pengetahuan lain. Seperti menjaga NKRI melalui berbagai kegiatan. Juga hal lain yang nanti bakal bermanfaat untuk kehidupan siswa. “Tujuan agar generasi muda ini bisa menjadi cermin seorang pelajar yang berkarakter dan wawasan luas,” imbuhnya.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan semacam ini bisa diteladani, dan diterapkan oleh para siswa. Tidak hanya di sekolah, tapi juga lingkungan tempat tinggal mereka. “Di momen ini kami juga melakukan simulasi vaksinasi. Untuk menunjukkan bahwa siswa siap divaksin. Ini mendukung program pemerintah membentuk herd immunity,” pungkasnya. (fik/dan/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/