alexametrics
26.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Sambut Camaba, Ini Manfaat Ganda Kuliah di STIKes WCH Malang

MALANG KOTA – Calon Mahasiswa Baru (Maba) yang tak lolos tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di bidang kesehatan tak perlu berkecil hati. Karena ada sejumlah kampus di Malang yang bisa menjadi pilihan melanjutkan pendidikan. Salah satunya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Cipta Husada (STIKes WCH), Malang.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni STIKes WCH Sri Hapsari S.P S Gz.,M.Gizi mengatakan, kualitas pendidikan yang diberikan STIKes WCH sama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). “Kualitas yang kami berikan kepada mahasiswa setara dengan PTN. Kuliah di STIKes WCH juga bisa mendapatkan uang saku lagi,” ujar Sri Hapsari saat Podcast Digitex Campus 2021 Jawa Pos Radar Malang Jumat lalu (18/6).

Tidak hanya itu, mahasiswa juga dibekali 12 sertifikat ketika lulus, dan juga penghargaan di tiap tahunnya. “Kami ingin para lulusan STIKes WCH ini menjadi tenaga kerja yang layak digaji mahal, mau dia jadi PNS, bekerja di rumah sakit nasional ataupun internasional nantinya,” tambahnya.

Metode pembelajaran yang diberikan juga lebih banyak interaksi dan saling berdiskusi mengeluarkan pendapat. Sementara bahan pembelajaran juga bisa ditemukan dimana-mana. ”Para dosen hanya sebagai fasilitator untuk mengarahkan serta menyalurkan minat bakat mahasiswa,” tambahnya.

Bagi camaba yang ingin melanjutkan pendidikan di STIKes WCH bisa langsung cek Instagram stikeswch_malang atau website STIKes WCH. Pendaftaran saat ini sudah masuk gelombang 3 dengan kuota 1.000 mahasiswa.

Sementara itu,syarat menjadi maba STIKes WCH juga cukup mudah, dengan melakukan 3 langkah. Pertama, mengisi formulir pendaftaran secara online. Kedua, melakukan tes tulis secara online dan ketiga, melakukan interview secara online juga.

Ada pula beasiswa yang disediakan untuk para Maba. Yakni, beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) bisa bebas SPP, dan mendapat uang saku perbulan. Tak hanya itu, yayasan WCH juga memberikan beasiswa kepada tahfidz quran, anak yatim piatu dan tidak mampu yang bekerjasama dengan panti asuhan. ”Prasyaratan itu dilengkapi saat mendaftar,” jelasya.

Pewarta: Roisyatul Mufidah

MALANG KOTA – Calon Mahasiswa Baru (Maba) yang tak lolos tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di bidang kesehatan tak perlu berkecil hati. Karena ada sejumlah kampus di Malang yang bisa menjadi pilihan melanjutkan pendidikan. Salah satunya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Cipta Husada (STIKes WCH), Malang.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni STIKes WCH Sri Hapsari S.P S Gz.,M.Gizi mengatakan, kualitas pendidikan yang diberikan STIKes WCH sama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). “Kualitas yang kami berikan kepada mahasiswa setara dengan PTN. Kuliah di STIKes WCH juga bisa mendapatkan uang saku lagi,” ujar Sri Hapsari saat Podcast Digitex Campus 2021 Jawa Pos Radar Malang Jumat lalu (18/6).

Tidak hanya itu, mahasiswa juga dibekali 12 sertifikat ketika lulus, dan juga penghargaan di tiap tahunnya. “Kami ingin para lulusan STIKes WCH ini menjadi tenaga kerja yang layak digaji mahal, mau dia jadi PNS, bekerja di rumah sakit nasional ataupun internasional nantinya,” tambahnya.

Metode pembelajaran yang diberikan juga lebih banyak interaksi dan saling berdiskusi mengeluarkan pendapat. Sementara bahan pembelajaran juga bisa ditemukan dimana-mana. ”Para dosen hanya sebagai fasilitator untuk mengarahkan serta menyalurkan minat bakat mahasiswa,” tambahnya.

Bagi camaba yang ingin melanjutkan pendidikan di STIKes WCH bisa langsung cek Instagram stikeswch_malang atau website STIKes WCH. Pendaftaran saat ini sudah masuk gelombang 3 dengan kuota 1.000 mahasiswa.

Sementara itu,syarat menjadi maba STIKes WCH juga cukup mudah, dengan melakukan 3 langkah. Pertama, mengisi formulir pendaftaran secara online. Kedua, melakukan tes tulis secara online dan ketiga, melakukan interview secara online juga.

Ada pula beasiswa yang disediakan untuk para Maba. Yakni, beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) bisa bebas SPP, dan mendapat uang saku perbulan. Tak hanya itu, yayasan WCH juga memberikan beasiswa kepada tahfidz quran, anak yatim piatu dan tidak mampu yang bekerjasama dengan panti asuhan. ”Prasyaratan itu dilengkapi saat mendaftar,” jelasya.

Pewarta: Roisyatul Mufidah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/