alexametrics
28 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Duh! Malang Paceklik Guru Agama

MALANG KOTA – Malang mengalami paceklik pendidik untuk terutama guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Di Kota Malang, dari kebutuhan ideal sekitar 800 guru PAI, kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang hanya memiliki 599 guru PAI. Sementara di Kabupaten Malang, kekurangan 519 guru PAI.

Kasi Pendidikan Guru Agama Islam (PAI) Kantor Kemenag Kota Malang Chandra Achmady mengatakan, kekurangan guru tersebar 400 sekolah di Kota Malang. ”Per sekolah, mulai jenjang SD sampai SMA membutuhkan 2 guru PAI, maka jumlah (800 guru) tersebut akan terpenuhi,” ujar Chandra.

Chandra menyebut, total kebutuhan ideal guru PAI mencapai 800 orang, sementara saat ini hanya tersedia 599 guru PAI. Itu pun mayoritas berstatus non-aparatur sipil negara (ASN). Rinciannya, sebanyak 409 guru PAI non-ASN, sedangkan sisanya 190 berstatus ASN.

Untuk menutupi kekurangan guru, Chandra berharap ada rekrutmen yang diajukan oleh pemerintah kota (Pemkot) Malang. ”Masalah rekruitmen guru, kami hanya pasrah ke Pemkot Malang untuk melakukan rekrutmen, terutama dari PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja),” tukas dia.

Hal yang sama juga dialami di Kabupaten Malang. Di sana jumlah kekurangan guru PAI lebih dari dua kali lipat kebutuhan di Kota Malang. Tercatat ada kekosongan sebanyak 519 guru PAI. Jumlah tersebut merupakan kekurangan guru dari jenjang SD hingga SMA/SMK negeri berdasarkan rombongan belajar (rombel).

”Yang jelas dari tahun-tahun sebelumnya masalahnya sama, jumlah guru di Kabupaten Malang mengalami kekurangan,” jelas Kepala Kemenag Kabupaten Malang Mustain.

Dia menambahkan, jumlah guru PAI di Kabupaten Malang sekitar 943 guru. Padahal, potensi pemkab untuk menggaet guru PAI baru dapat mencapai 944 orang. Namun, Mustain menyebut semua kebijakan kembali ke Pemkab Malang untuk melakukan rekrutmen.

Mustain juga menjelaskan, jumlah guru PAI yang berstatus ASN di Kabupaten Malang hanya 666 orang dari total 943 guru PAI. Sisanya merupakan guru non-ASN. Lalu, jumlah penambahan guru dari jalur PPPK hingga sekarang juga terbilang sedikit, yakni hanya 39 orang.

”Kami hanya membina. Masalah rekrutmen, kami juga hanya pasrah ke Pemkab Malang,” tandasnya. (adn/c1/dan)

MALANG KOTA – Malang mengalami paceklik pendidik untuk terutama guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Di Kota Malang, dari kebutuhan ideal sekitar 800 guru PAI, kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang hanya memiliki 599 guru PAI. Sementara di Kabupaten Malang, kekurangan 519 guru PAI.

Kasi Pendidikan Guru Agama Islam (PAI) Kantor Kemenag Kota Malang Chandra Achmady mengatakan, kekurangan guru tersebar 400 sekolah di Kota Malang. ”Per sekolah, mulai jenjang SD sampai SMA membutuhkan 2 guru PAI, maka jumlah (800 guru) tersebut akan terpenuhi,” ujar Chandra.

Chandra menyebut, total kebutuhan ideal guru PAI mencapai 800 orang, sementara saat ini hanya tersedia 599 guru PAI. Itu pun mayoritas berstatus non-aparatur sipil negara (ASN). Rinciannya, sebanyak 409 guru PAI non-ASN, sedangkan sisanya 190 berstatus ASN.

Untuk menutupi kekurangan guru, Chandra berharap ada rekrutmen yang diajukan oleh pemerintah kota (Pemkot) Malang. ”Masalah rekruitmen guru, kami hanya pasrah ke Pemkot Malang untuk melakukan rekrutmen, terutama dari PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja),” tukas dia.

Hal yang sama juga dialami di Kabupaten Malang. Di sana jumlah kekurangan guru PAI lebih dari dua kali lipat kebutuhan di Kota Malang. Tercatat ada kekosongan sebanyak 519 guru PAI. Jumlah tersebut merupakan kekurangan guru dari jenjang SD hingga SMA/SMK negeri berdasarkan rombongan belajar (rombel).

”Yang jelas dari tahun-tahun sebelumnya masalahnya sama, jumlah guru di Kabupaten Malang mengalami kekurangan,” jelas Kepala Kemenag Kabupaten Malang Mustain.

Dia menambahkan, jumlah guru PAI di Kabupaten Malang sekitar 943 guru. Padahal, potensi pemkab untuk menggaet guru PAI baru dapat mencapai 944 orang. Namun, Mustain menyebut semua kebijakan kembali ke Pemkab Malang untuk melakukan rekrutmen.

Mustain juga menjelaskan, jumlah guru PAI yang berstatus ASN di Kabupaten Malang hanya 666 orang dari total 943 guru PAI. Sisanya merupakan guru non-ASN. Lalu, jumlah penambahan guru dari jalur PPPK hingga sekarang juga terbilang sedikit, yakni hanya 39 orang.

”Kami hanya membina. Masalah rekrutmen, kami juga hanya pasrah ke Pemkab Malang,” tandasnya. (adn/c1/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/