alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 11 May 2021

LSP Unikama Terbitkan Sertifikasi Kompetensi Perdana

MALANG KOTA – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang melakukan penerbitan sertifikat profesi perdana. Hal ini merupakan lanjutan dari Uji Sertifikasi Kompetensi (USK) pada bulan Februari lalu.

Dr Dianawati Suryaningtyas MM, Direktur LSP Unikama menjelaskan bahwa terbitnya sertifikat kompetensi untuk para mahasiswa yang mengikuti uji kompetensi merupakan bukti bahwa LSP Unikama sudah berjalan on the track.

“Ini merupakan lanjutan kegiatan dari LSP yang sudah kembali berjalan. Para peserta yang ikut sudah bisa menerima sertifikat. Ini merupakan yang pertama kali, pengambilannya juga butuh waktu,” jelas Dianawati.

Dalam prosesnya, prosedur administrasi di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sangatlah ketat. Namun, pihaknya sangat bersyukur karena uji kompetensi yang dilaksanakan oleh LSP Unikama bisa lolos untuk diterbitkan sertifikat.

“Ke depan, kita akan tambah skema lain, sehingga akan banyak mahasiswa dari progam studi lain yang bisa mendapatkan sertifikat kompetensi. Ini penting untuk masuk ke dalam dunia usaha dan industri,” jelasnya.

Dalam USK sebelumnya memiliki skema 3D Low Poly Model Artist yang diikuti sebanyak 29 mahasiswa dari Prodi Teknik Informatika. Selanjutnya USK kedua diikuti sebanyak 37 mahasiswa yang digelar pada Februari lalu.

“Sertifikat ini bisa digunakan untuk masuk ke dalam dunia usaha dan industri ditingkat nasional, namun bisa juga ditataran ASEAN,” tutupnya.

Ia berharap dengan adanya sertifikasi ini para lulusan Unikama bisa berkarir karena memiliki nilai tambah dari sertifikat kompetensi.

Pewarta : M. Ubaidillah / Defi Maria

MALANG KOTA – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang melakukan penerbitan sertifikat profesi perdana. Hal ini merupakan lanjutan dari Uji Sertifikasi Kompetensi (USK) pada bulan Februari lalu.

Dr Dianawati Suryaningtyas MM, Direktur LSP Unikama menjelaskan bahwa terbitnya sertifikat kompetensi untuk para mahasiswa yang mengikuti uji kompetensi merupakan bukti bahwa LSP Unikama sudah berjalan on the track.

“Ini merupakan lanjutan kegiatan dari LSP yang sudah kembali berjalan. Para peserta yang ikut sudah bisa menerima sertifikat. Ini merupakan yang pertama kali, pengambilannya juga butuh waktu,” jelas Dianawati.

Dalam prosesnya, prosedur administrasi di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sangatlah ketat. Namun, pihaknya sangat bersyukur karena uji kompetensi yang dilaksanakan oleh LSP Unikama bisa lolos untuk diterbitkan sertifikat.

“Ke depan, kita akan tambah skema lain, sehingga akan banyak mahasiswa dari progam studi lain yang bisa mendapatkan sertifikat kompetensi. Ini penting untuk masuk ke dalam dunia usaha dan industri,” jelasnya.

Dalam USK sebelumnya memiliki skema 3D Low Poly Model Artist yang diikuti sebanyak 29 mahasiswa dari Prodi Teknik Informatika. Selanjutnya USK kedua diikuti sebanyak 37 mahasiswa yang digelar pada Februari lalu.

“Sertifikat ini bisa digunakan untuk masuk ke dalam dunia usaha dan industri ditingkat nasional, namun bisa juga ditataran ASEAN,” tutupnya.

Ia berharap dengan adanya sertifikasi ini para lulusan Unikama bisa berkarir karena memiliki nilai tambah dari sertifikat kompetensi.

Pewarta : M. Ubaidillah / Defi Maria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru