alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Dua Kepala Daerah Jadi Saksi Wisuda 1600 Sarjana UIN Maliki Malang

MALANG KOTA – Dua kepala daerah menjadi saksi prosesi pelepasan 1600 sarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Wali Kota Malang, Sutiaji dan Bupati Malang M Sanusi berkesempatan memberikan wejangan untuk para lulusan UIN Maliki Malang. Prosesi wisuda itu sendiri berlangsung hari ini (24/6).

Wali Kota Malang, Sutiaji yang dulunya merupakan alumni UIN Malang atau lebih dikenal IAIN (Insitut Agama Islam Negeri), berpesan kepada seluruh wisudawan untuk tidak bersikap pesimis. Meskipun tantangan yang dihadapi pada masa sekarang ini sangatlah sulit.

“Pesan saya kepada semua wisudawan jangan pernah pesimis, hadapilah hidup dengan tiga hal. Pertama, yakni mempunyai keyakinan bahwa kita akan menang. Kedua, kita harus mengerti cara bagaimana untuk sukses kedepannya. Serta terakhir kita istiqomah dan selalu berdoa,” jelasnya.

Dia menambahkan, segala sesuatu harus dimulai dengan niat ibadah. Serta komitmen menjadi hamba tuhan yang baik serta menjaga perilaku yang baik. Menurutnya, itulah yang akan menjadi modal untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Sementara itu, Sanusi yang juga merupakan alumni UIN Malang mengingatkan kepada seluruh wisudawan agar selalu bermanfaat bagi masyarakat. “Saya berpesan, alumni UIN Malang harus mempunyai kemampuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Gunakan ilmu sebaik mungkin dan bermanfaat kepada masyarakat dimanapun kalian berada,” tandas dia.

Kegiatan wisuda kali ini digelar secara daring dalam dua gelombang. Wisuda daring sengaja dipilih mengingat pandemi Covid-19 belum mereda.

 

Pewarta: Andika Satria

MALANG KOTA – Dua kepala daerah menjadi saksi prosesi pelepasan 1600 sarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Wali Kota Malang, Sutiaji dan Bupati Malang M Sanusi berkesempatan memberikan wejangan untuk para lulusan UIN Maliki Malang. Prosesi wisuda itu sendiri berlangsung hari ini (24/6).

Wali Kota Malang, Sutiaji yang dulunya merupakan alumni UIN Malang atau lebih dikenal IAIN (Insitut Agama Islam Negeri), berpesan kepada seluruh wisudawan untuk tidak bersikap pesimis. Meskipun tantangan yang dihadapi pada masa sekarang ini sangatlah sulit.

“Pesan saya kepada semua wisudawan jangan pernah pesimis, hadapilah hidup dengan tiga hal. Pertama, yakni mempunyai keyakinan bahwa kita akan menang. Kedua, kita harus mengerti cara bagaimana untuk sukses kedepannya. Serta terakhir kita istiqomah dan selalu berdoa,” jelasnya.

Dia menambahkan, segala sesuatu harus dimulai dengan niat ibadah. Serta komitmen menjadi hamba tuhan yang baik serta menjaga perilaku yang baik. Menurutnya, itulah yang akan menjadi modal untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Sementara itu, Sanusi yang juga merupakan alumni UIN Malang mengingatkan kepada seluruh wisudawan agar selalu bermanfaat bagi masyarakat. “Saya berpesan, alumni UIN Malang harus mempunyai kemampuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Gunakan ilmu sebaik mungkin dan bermanfaat kepada masyarakat dimanapun kalian berada,” tandas dia.

Kegiatan wisuda kali ini digelar secara daring dalam dua gelombang. Wisuda daring sengaja dipilih mengingat pandemi Covid-19 belum mereda.

 

Pewarta: Andika Satria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/