alexametrics
29.9 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Maksimalkan Belajar Daring, Unisma Bentuk Rombel

MALANG KOTA — Universitas Islam Malang (Unisma) punya strategi sendiri untuk memaksimalkan potensi mahasiswa baru (maba) di masa pembelajaran era new normal ini. Baik potensi akademik maupun non-akademik.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi menyampaikan, pihaknya membuat sistem rombongan belajar (rombel) untuk maba tahun ini. Sehingga, meski menggunakan pembelajaran daring, hasilnya tetap bisa maksimal.

Maba Unisma saat mengikuti ospek dengan protap kesehatan ketat.
: Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri, MSi saat memberikan sambutan dalam acara ospek maba.
(Unisma for Radar Malang)

“Kondisi pembelajaran maba tahun ini beda dengan tahun sebelumnya, jadi perlu cara dan strategi yang beda,” kata pria asal Kabupaten Tuban ini.

Menurutnya, tiap rombel tersebut diisi oleh 20 hingga 25 mahasiswa. Dimana tiap rombelnya sudah didampingi dosen yang kompeten di bidangnya masing-masing. “Ini kami terapkan di semua prodi (program studi),” terangnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini tak hanya dalam memaksimalkan potensi akademik maba. Melainkan juga potensi non akademik, seperti di bidang riset dan karya tulis ilmiah. “Termasuk juga disinergikan dengan rumah kreatif mahasiswa,” jelas dia.

Perlu diketahui, Unisma punya rumah kreatif mahasiswa, dimana tempat ini untuk menggodok ide-ide mahasiswa hingga menjadi sebuah karya yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Termasuk juga untuk lomba karya tulis, baik tingkat nasional maupun internasional.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA — Universitas Islam Malang (Unisma) punya strategi sendiri untuk memaksimalkan potensi mahasiswa baru (maba) di masa pembelajaran era new normal ini. Baik potensi akademik maupun non-akademik.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi menyampaikan, pihaknya membuat sistem rombongan belajar (rombel) untuk maba tahun ini. Sehingga, meski menggunakan pembelajaran daring, hasilnya tetap bisa maksimal.

Maba Unisma saat mengikuti ospek dengan protap kesehatan ketat.
: Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri, MSi saat memberikan sambutan dalam acara ospek maba.
(Unisma for Radar Malang)

“Kondisi pembelajaran maba tahun ini beda dengan tahun sebelumnya, jadi perlu cara dan strategi yang beda,” kata pria asal Kabupaten Tuban ini.

Menurutnya, tiap rombel tersebut diisi oleh 20 hingga 25 mahasiswa. Dimana tiap rombelnya sudah didampingi dosen yang kompeten di bidangnya masing-masing. “Ini kami terapkan di semua prodi (program studi),” terangnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini tak hanya dalam memaksimalkan potensi akademik maba. Melainkan juga potensi non akademik, seperti di bidang riset dan karya tulis ilmiah. “Termasuk juga disinergikan dengan rumah kreatif mahasiswa,” jelas dia.

Perlu diketahui, Unisma punya rumah kreatif mahasiswa, dimana tempat ini untuk menggodok ide-ide mahasiswa hingga menjadi sebuah karya yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Termasuk juga untuk lomba karya tulis, baik tingkat nasional maupun internasional.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/