alexametrics
26.1 C
Malang
Wednesday, 1 December 2021

Menurun, Jumlah Tambahan Koleksi e-Library

MALANG KOTA –  Keberadaan aplikasi e-book Malang Cilin (City Library Information) milik Pemkot Malang agaknya perlu di-up grade lagi. Karena setelah dua tahun diluncurkan, jumlah tambahan koleksi buku digitalnya justru turun. Padahal, layanan e-book tersebut menjadi salah satu penanda Kota Malang sebagai smart city.

 

Aplikasi yang di-launching tahun 2019 tersebut hasil kerja sama Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussida) Kota Malang dengan pihak ketiga sebagai penyedia buku berbasis digital. Pada awal diluncurkan, koleksi e-book sebanyak 2002 judul dengan total eksemplar sebanyak 2.140. Di tahun berikutnya, terdapat penambahan 500 judul bacaan dengan total 1.000 eksempar. Sedangkan tahun ini angka penambahan koleksi kian menurun yakni hanya 750 eksemplar.

 

Kabid Pelayanan dan Pengembangan Perpustakaan, Achmad Supriadi mengakui adanya penurunan penambahan koleksi e-book. “Soal penambahan koleksi masih belum pasti. SKP kita baru turun bulan Juli lalu dan baru kami sosialisasikan. Jadi kita lebih tertata jumlah jumlah yang harus kita selesaikan nanti harus terukur,” terangnya.

Menurut Supriadi, pengembangan perpustakaan ke depannya akan berfokus pada layanan online. “Seiring dengan semangat smart city, kami berupaya mendampingi atau mewujudkan cita cita Kota Malang sebagai smart city,” ungkapnya. (nj3/nay)

MALANG KOTA –  Keberadaan aplikasi e-book Malang Cilin (City Library Information) milik Pemkot Malang agaknya perlu di-up grade lagi. Karena setelah dua tahun diluncurkan, jumlah tambahan koleksi buku digitalnya justru turun. Padahal, layanan e-book tersebut menjadi salah satu penanda Kota Malang sebagai smart city.

 

Aplikasi yang di-launching tahun 2019 tersebut hasil kerja sama Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussida) Kota Malang dengan pihak ketiga sebagai penyedia buku berbasis digital. Pada awal diluncurkan, koleksi e-book sebanyak 2002 judul dengan total eksemplar sebanyak 2.140. Di tahun berikutnya, terdapat penambahan 500 judul bacaan dengan total 1.000 eksempar. Sedangkan tahun ini angka penambahan koleksi kian menurun yakni hanya 750 eksemplar.

 

Kabid Pelayanan dan Pengembangan Perpustakaan, Achmad Supriadi mengakui adanya penurunan penambahan koleksi e-book. “Soal penambahan koleksi masih belum pasti. SKP kita baru turun bulan Juli lalu dan baru kami sosialisasikan. Jadi kita lebih tertata jumlah jumlah yang harus kita selesaikan nanti harus terukur,” terangnya.

Menurut Supriadi, pengembangan perpustakaan ke depannya akan berfokus pada layanan online. “Seiring dengan semangat smart city, kami berupaya mendampingi atau mewujudkan cita cita Kota Malang sebagai smart city,” ungkapnya. (nj3/nay)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru