alexametrics
27.4 C
Malang
Friday, 1 July 2022

Ekspansi Unisma ke Malang Timur, Mulai Pembangunan Politeknik Unisma Malang

MALANG KOTA – Yayasan Unisma melakukan langkah penting di pertangahan 2022 ini. Yayasan di bawah kepemimpinan Prof Yacub Cikusin MSi itu kini tengah membangun Politeknik Unisma Malang (Polisma). Pembangunan ini diawali dengan peletakan batu pertama gedung Polisma di Jalan Kyai Ageng Gribig. Tepatnya berada di Kawasan New City Kota Malang, kemarin.

Direktur Politeknik Unisma Malang Ana Nuril Achadiyah ST MT, mengatakan kampus Polisma ini seluas 5000 meter persegi. Beberapa gedung yang akan dibangun diantaranya yaitu Gedung Utama Direktorat, Gedung D3 Prodi Teknik Listrik, Gedung D3 Prodi teknik Mesin, Gedung D4 Prodi Teknik Rekayasa dan Komputer Jaringan, Gedung Teaching Factory, galeri produk karya mahasiswa Polisma, lapangan olahraga, parkir dosen, dan parkir mahasiswa.

“Polisma ini merupakan satu-satunya Politeknik di bawah naungan Nahdlatul Ulama di Jawa Timur. Diharapkan agar lulusan SMK /SMA bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi yang bisa menampung dari segala segmen,” katanya.

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi menambahkan Polisma merupakan gebrakan baru dari seluruh jajaran yayasan hingga rektorat. Ia berharap Polisma dapat mandiri tanpa berselimut di bawah kebesaran Unisma. Ia juga mengatakan bahwa luas tanah setengah hektar sebagai stimulus saja.

“Kalau menjadi satu gedungnya dengan Unisma di sana (di Dinoyo), Polisma tidak terlihat karena kebesaran Unisma. Maka Unisma dengan jajaran yayasan berusaha mencarikan alternatif bahwa harus ada tempat sendiri. Dan ini nanti menjadi semangat baru bagi direktur dan seluruh jajaran untuk mengembangkan Unisma,” jelasnya.

Wali Kota Malang Drs Sutiaji turut mengapresiasi pembangunan Polisma. Sebab Kota Malang merupakan kota pendidikan. Sehingga studi Vokasi ataupun terapan akan terus ditingkatkan oleh Pemkot Malang. Sekaligus untuk perluasan kawasan bagian timur khusunya di bidang pendidikan.

“Pendidikan tidak hanya transfer knowledge tapi juga transfer skill. Ini termasuk pendidikan terapan yang kita kuatkan bersama. Terlebih, sasarannya SMA/SMK yang ada di Jawa Timur. Ini akan sangat luar biasa,” katanya. (rof/dik)

MALANG KOTA – Yayasan Unisma melakukan langkah penting di pertangahan 2022 ini. Yayasan di bawah kepemimpinan Prof Yacub Cikusin MSi itu kini tengah membangun Politeknik Unisma Malang (Polisma). Pembangunan ini diawali dengan peletakan batu pertama gedung Polisma di Jalan Kyai Ageng Gribig. Tepatnya berada di Kawasan New City Kota Malang, kemarin.

Direktur Politeknik Unisma Malang Ana Nuril Achadiyah ST MT, mengatakan kampus Polisma ini seluas 5000 meter persegi. Beberapa gedung yang akan dibangun diantaranya yaitu Gedung Utama Direktorat, Gedung D3 Prodi Teknik Listrik, Gedung D3 Prodi teknik Mesin, Gedung D4 Prodi Teknik Rekayasa dan Komputer Jaringan, Gedung Teaching Factory, galeri produk karya mahasiswa Polisma, lapangan olahraga, parkir dosen, dan parkir mahasiswa.

“Polisma ini merupakan satu-satunya Politeknik di bawah naungan Nahdlatul Ulama di Jawa Timur. Diharapkan agar lulusan SMK /SMA bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi yang bisa menampung dari segala segmen,” katanya.

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi menambahkan Polisma merupakan gebrakan baru dari seluruh jajaran yayasan hingga rektorat. Ia berharap Polisma dapat mandiri tanpa berselimut di bawah kebesaran Unisma. Ia juga mengatakan bahwa luas tanah setengah hektar sebagai stimulus saja.

“Kalau menjadi satu gedungnya dengan Unisma di sana (di Dinoyo), Polisma tidak terlihat karena kebesaran Unisma. Maka Unisma dengan jajaran yayasan berusaha mencarikan alternatif bahwa harus ada tempat sendiri. Dan ini nanti menjadi semangat baru bagi direktur dan seluruh jajaran untuk mengembangkan Unisma,” jelasnya.

Wali Kota Malang Drs Sutiaji turut mengapresiasi pembangunan Polisma. Sebab Kota Malang merupakan kota pendidikan. Sehingga studi Vokasi ataupun terapan akan terus ditingkatkan oleh Pemkot Malang. Sekaligus untuk perluasan kawasan bagian timur khusunya di bidang pendidikan.

“Pendidikan tidak hanya transfer knowledge tapi juga transfer skill. Ini termasuk pendidikan terapan yang kita kuatkan bersama. Terlebih, sasarannya SMA/SMK yang ada di Jawa Timur. Ini akan sangat luar biasa,” katanya. (rof/dik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/