alexametrics
20.2 C
Malang
Friday, 1 July 2022

Usung Nolakuna, SMAN 3 Terbaik di Business Plan Competition 2020

MALANG KOTA – Berkat Nolakuna, Regu SMAN 3 Malang keluar sebagai juara 1 Business Plan Competition 2020 yang digelar oleh Program Sistem Informasi Bisnis Universita Surabaya (Ubaya).
Nolakuna sendiri adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang makanan dan minuman yang memproduksi produk sehat berupa buah, bunga, dan daun kering untuk dikonsumsi sehari-hari.

Regu SMAN 3 Malang itu beranggotakan Amelinda Ivana Salsabila, Markus Dwi Santoso, Viola Tristania Prasetyahadi, dan guru pembimbing Yosita Vemi Rismawati. Sedangkan final Ubaya Business Plan Competition berlangsung pada 19 September 2020, diikuti oleh 10 regu yang disaring dari puluhan regu peserta babak penyisihan.

Salah seorang anggota regu, Viola Tristania mengatakan, produk yang mereka buat ini ditujukan untuk masyarakat yang gemar mengonsumsi produk sehat, peminum teh, kekurangan waktu untuk memproses bahan makanan segar di rumah, dengan target usia remaja hingga dewasa. “Produk-produk kesehatan memiliki tren tersendiri di masa pandemi ini,” ujar Viola.

Viola mengungkapkan sebanyak 64,3 persen dari 1.522 orang responden yang melakukan periksa mandiri via daring di laman resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), memiliki masalah psikologis seperti cemas atau depresi. Data ini membuktikan kondisi pandemi mempengaruhi kesehatan jiwa atau mental seseorang.
“Produk kami bisa dikonsumsi untuk mengurangi dan mengatasi stres ringan pada konsumen. Contohnya menyeduh daun mint kering dengan air hangat akan membuat tubuh konsumen lebih tenang,” terangnya.

Ketua Tim, Amelinda Ivana Salsabila mengatakan, banyak pengalaman baru yang dialami oleh regu SMAN 3 Malang ini. “IT Preneur Festival, khususnya Business Plan Competition ini memberikan kami banyak pengalaman baru. Jujur saja ini pengalaman pertama kali mengikuti lomba sejenis ini. Kami juga baru pertama kali bekerja bersama dalam kompetisi yang tentunya banyak terjadi selisih paham,” jelas Amelinda.

Berkat mengikuti lomba tersebut, dia mendapatkan tambahan ilmu baru karena melakukan banyak research dan menjadi lebih bijaksana dalam memecahkan masalah.
“IT Preneur Festival ini sangat berkesan bagi kami, karena banyak sekali hal-hal positif yang kami dapatkan. Untuk teman-teman yang lain mari tetap berkarya, sebisa mungkin kita harus menyalurkan bakat yang kita miliki, insya Allah bersama-sama kita akan membawa negeri ini ke arah yang lebih baik,” pungkas Amelinda.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – Berkat Nolakuna, Regu SMAN 3 Malang keluar sebagai juara 1 Business Plan Competition 2020 yang digelar oleh Program Sistem Informasi Bisnis Universita Surabaya (Ubaya).
Nolakuna sendiri adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang makanan dan minuman yang memproduksi produk sehat berupa buah, bunga, dan daun kering untuk dikonsumsi sehari-hari.

Regu SMAN 3 Malang itu beranggotakan Amelinda Ivana Salsabila, Markus Dwi Santoso, Viola Tristania Prasetyahadi, dan guru pembimbing Yosita Vemi Rismawati. Sedangkan final Ubaya Business Plan Competition berlangsung pada 19 September 2020, diikuti oleh 10 regu yang disaring dari puluhan regu peserta babak penyisihan.

Salah seorang anggota regu, Viola Tristania mengatakan, produk yang mereka buat ini ditujukan untuk masyarakat yang gemar mengonsumsi produk sehat, peminum teh, kekurangan waktu untuk memproses bahan makanan segar di rumah, dengan target usia remaja hingga dewasa. “Produk-produk kesehatan memiliki tren tersendiri di masa pandemi ini,” ujar Viola.

Viola mengungkapkan sebanyak 64,3 persen dari 1.522 orang responden yang melakukan periksa mandiri via daring di laman resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), memiliki masalah psikologis seperti cemas atau depresi. Data ini membuktikan kondisi pandemi mempengaruhi kesehatan jiwa atau mental seseorang.
“Produk kami bisa dikonsumsi untuk mengurangi dan mengatasi stres ringan pada konsumen. Contohnya menyeduh daun mint kering dengan air hangat akan membuat tubuh konsumen lebih tenang,” terangnya.

Ketua Tim, Amelinda Ivana Salsabila mengatakan, banyak pengalaman baru yang dialami oleh regu SMAN 3 Malang ini. “IT Preneur Festival, khususnya Business Plan Competition ini memberikan kami banyak pengalaman baru. Jujur saja ini pengalaman pertama kali mengikuti lomba sejenis ini. Kami juga baru pertama kali bekerja bersama dalam kompetisi yang tentunya banyak terjadi selisih paham,” jelas Amelinda.

Berkat mengikuti lomba tersebut, dia mendapatkan tambahan ilmu baru karena melakukan banyak research dan menjadi lebih bijaksana dalam memecahkan masalah.
“IT Preneur Festival ini sangat berkesan bagi kami, karena banyak sekali hal-hal positif yang kami dapatkan. Untuk teman-teman yang lain mari tetap berkarya, sebisa mungkin kita harus menyalurkan bakat yang kita miliki, insya Allah bersama-sama kita akan membawa negeri ini ke arah yang lebih baik,” pungkas Amelinda.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/