alexametrics
33C
Malang
Sunday, 18 April 2021

60 Karyawan UIN Maliki Malang Mulai Vaksinasi Covid-19 Perdana

MALANG KOTA — Puluhan pegawai dan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki menerima vaksinasi Covid-19 di klinik kampus, Jumat (26/2). Tampak Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abd Haris M Ag juga masuk dalam daftar penerima vaksin pencegah Covid-19 tersebut.

”Untuk pencegahan covid-19, bukan hanya pegawai dan dosen UIN, masyarakat juga harus ikut vaksinasi. Agar semua bisa saling menjaga,” kata Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abd Haris M Ag, usai penyuntikan vaksin, Jumat (26/2).

Dia menjelaskan, penyuntikan vaksin ini masih kepada dosen dan karyawan yang tiap hari masuk kantor. Karena kuotanya masih terbatas. ”Seperti saya, banyak waktu di kantor. Karena harus tanda tangan berkas. Kan kasihan jika tanda tangannya ke rumah,” jelas dia.

Sementara itu, penanggungjawab vaksinasi UIN Maliki Malang Umi Klisa Desianti menambahkan, jumlah dosen dan karyawan yang divaksin hari ini mencapai sekitar 60 orang. Sedangkan, dosen dan karyawan yang masih belum divaksin akan divaksin tahap berikutnya.

”Karena jumlah karyawan semuanya ada seribuan. Jadi harus menunggu berikutnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dosen dan karyawan yang mendapatkan vaksin hari ini juga bakal mengikuti penyuntikan vaksin dosis kedua. Yaitu akan dilaksanakan setelah 14 hari berikutnya.

”Tiap orang dua dosis vaksin. Tapi harus menunggu empat belas hari lagi,” ungkap dia.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA — Puluhan pegawai dan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki menerima vaksinasi Covid-19 di klinik kampus, Jumat (26/2). Tampak Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abd Haris M Ag juga masuk dalam daftar penerima vaksin pencegah Covid-19 tersebut.

”Untuk pencegahan covid-19, bukan hanya pegawai dan dosen UIN, masyarakat juga harus ikut vaksinasi. Agar semua bisa saling menjaga,” kata Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abd Haris M Ag, usai penyuntikan vaksin, Jumat (26/2).

Dia menjelaskan, penyuntikan vaksin ini masih kepada dosen dan karyawan yang tiap hari masuk kantor. Karena kuotanya masih terbatas. ”Seperti saya, banyak waktu di kantor. Karena harus tanda tangan berkas. Kan kasihan jika tanda tangannya ke rumah,” jelas dia.

Sementara itu, penanggungjawab vaksinasi UIN Maliki Malang Umi Klisa Desianti menambahkan, jumlah dosen dan karyawan yang divaksin hari ini mencapai sekitar 60 orang. Sedangkan, dosen dan karyawan yang masih belum divaksin akan divaksin tahap berikutnya.

”Karena jumlah karyawan semuanya ada seribuan. Jadi harus menunggu berikutnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dosen dan karyawan yang mendapatkan vaksin hari ini juga bakal mengikuti penyuntikan vaksin dosis kedua. Yaitu akan dilaksanakan setelah 14 hari berikutnya.

”Tiap orang dua dosis vaksin. Tapi harus menunggu empat belas hari lagi,” ungkap dia.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru