alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

13.000 Siswa SD se-Kota Malang Jalani UAS Tatap Muka

MALANG KOTA – Sepekan setelah pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT), hari ini (26/4) siswa kelas VI SD mulai mengikuti ujian akhir sekolah (UAS). Sejak pandemi yang mulai berlangsung sejak setahun yang lalu, pelaksanaan UAS merupakan yang pertama kalinya digelar.

Dilaksanakan secara tatap muka, metode UAS tersebut tetap menggunakan gadget sebagai media. Mekanismenya, para murid tersebut mengerjakan UAS secara terbatas dalam satu ruangan. Pembatasan dilakukan dengan membatasi maksimal maksimal separuh dari kapasitas kelas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM menyebutkan, total terdapat 13 ribu siswa kelas VI se-Kota Malang yang mengikuti UAS. ”Per kelasnya maksimal 14 orang saja, kami juga tidak membebani siswa yang tak bisa hadir di sekolah. Mereka masih bisa mengerjakan dari rumah,” ujar Suwarjana.

Dalam pelaksanaan UAS, Suwarjana mengatakan bahwa ada tiga pengawas yang ditugaskan dalam satu ruangan. Seiring dengan pelaksanaan UAS tersebut, siswa kelas I hingga kelas V diliburkan selama sepekan. Meski demikian, siswa yang libur diminta untuk tetap belajar secara daring dari rumah.

”Ini sebagai langkah kami memenuhi keinginan orang tua siswa yang ingin sekolah maupun ujian secara tatap muka, harapannya pun bisa berlangsung pelan-pelan agar tak memunculkan klaster baru,” tandasnya.

 

Pewarta: Aditya Novrian

MALANG KOTA – Sepekan setelah pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT), hari ini (26/4) siswa kelas VI SD mulai mengikuti ujian akhir sekolah (UAS). Sejak pandemi yang mulai berlangsung sejak setahun yang lalu, pelaksanaan UAS merupakan yang pertama kalinya digelar.

Dilaksanakan secara tatap muka, metode UAS tersebut tetap menggunakan gadget sebagai media. Mekanismenya, para murid tersebut mengerjakan UAS secara terbatas dalam satu ruangan. Pembatasan dilakukan dengan membatasi maksimal maksimal separuh dari kapasitas kelas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM menyebutkan, total terdapat 13 ribu siswa kelas VI se-Kota Malang yang mengikuti UAS. ”Per kelasnya maksimal 14 orang saja, kami juga tidak membebani siswa yang tak bisa hadir di sekolah. Mereka masih bisa mengerjakan dari rumah,” ujar Suwarjana.

Dalam pelaksanaan UAS, Suwarjana mengatakan bahwa ada tiga pengawas yang ditugaskan dalam satu ruangan. Seiring dengan pelaksanaan UAS tersebut, siswa kelas I hingga kelas V diliburkan selama sepekan. Meski demikian, siswa yang libur diminta untuk tetap belajar secara daring dari rumah.

”Ini sebagai langkah kami memenuhi keinginan orang tua siswa yang ingin sekolah maupun ujian secara tatap muka, harapannya pun bisa berlangsung pelan-pelan agar tak memunculkan klaster baru,” tandasnya.

 

Pewarta: Aditya Novrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/