alexametrics
22.3 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Ratusan Ahli 7 Negara Jawab Perubahan Bisnis dan Publik di AICoBPA UB

MALANG KOTA – Berbagai pemikiran pakar bidang publik dan bisnis dari sejumlah sudut pandang baru, studi kasus hingga hasil riset terbaru terpapar di Annual International Conference on Business and Public Administration 2020 (AICoBPA 2020). Sebanyak 170 paper dari 7 negara meramaikan konferensi internasional yang diselenggarakan daring oleh Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB selama dua hari, yakni 26-27 Oktober ini.

Dalam AICoBPA 2020 ini akan dicoba dijawab tantangan perubahan bisnis dan publik dalam situasi pandemi yang melanda berbagai negara, termasuk Indonesia. Tidak hanya sektor ekonomi semata namun hingga teknologi dan berbagai kebijakan pemerintah serta strategi bisnis turut berubah akibat Covid-19.

“Konferensi tahunan ketiga ini kami adakan dengan platform full digital karena dalam situasi pandemi. Namun, justru konferensi tahun ini sangat relevan untuk mengkaji berbagai hal baru karena situasi bisnis dan publik berubah dengan cepat dan drastis,” kata Dekan FIA Prof Bambang Supriyono dalam sambutannya, Senin (26/10).

Bambang mengatakan, banyaknya peminat dari luar negeri dalam AICoBPA 2020 ini, selain karena tema yang menarik, serta minimnya biaya yang dikeluarkan karena acara dilakukan daring.

“Karena dilakukan daring, maka biaya untuk mengikuti konferensi ini tidak banyak. Sebab peserta tidak perlu mengeluarkan biaya untuk datang ke Malang. Selain itu, tema terkait uncertainty conditions ini banyak menarik kalangan akademisi, mulai dari dosen hingga mahasiswa pascasarjana,” paparnya.

Apalagi dalam tema kali ini, kata Bambang, dua unsur bidang keilmuan harus dipadukan. Yaitu kebijakan publik dan bisnis harus saling beriringan.

Selain itu, konferensi ini juga dapat memacu para dosen untuk lebih produktif dalam menulis jurnal. “Karena International Conference ini sudah Terindeks Scopus dan Thomson, ini juga salah satu daya tarik para peserta,” ujarnya.

Di AICoBPA FIA ini, dihadirkan beragam pembicara dari kalangan pemerintah dan bisnis serta pakar bidang bisnis dan publik dari berbagai negara. Seperti, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Ir Suharso Monoarfa, Gubernur Jakarta Anies Baswedan, serta banyak profesor administrasi publik dan bisnis yang hadir di sini.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Berbagai pemikiran pakar bidang publik dan bisnis dari sejumlah sudut pandang baru, studi kasus hingga hasil riset terbaru terpapar di Annual International Conference on Business and Public Administration 2020 (AICoBPA 2020). Sebanyak 170 paper dari 7 negara meramaikan konferensi internasional yang diselenggarakan daring oleh Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB selama dua hari, yakni 26-27 Oktober ini.

Dalam AICoBPA 2020 ini akan dicoba dijawab tantangan perubahan bisnis dan publik dalam situasi pandemi yang melanda berbagai negara, termasuk Indonesia. Tidak hanya sektor ekonomi semata namun hingga teknologi dan berbagai kebijakan pemerintah serta strategi bisnis turut berubah akibat Covid-19.

“Konferensi tahunan ketiga ini kami adakan dengan platform full digital karena dalam situasi pandemi. Namun, justru konferensi tahun ini sangat relevan untuk mengkaji berbagai hal baru karena situasi bisnis dan publik berubah dengan cepat dan drastis,” kata Dekan FIA Prof Bambang Supriyono dalam sambutannya, Senin (26/10).

Bambang mengatakan, banyaknya peminat dari luar negeri dalam AICoBPA 2020 ini, selain karena tema yang menarik, serta minimnya biaya yang dikeluarkan karena acara dilakukan daring.

“Karena dilakukan daring, maka biaya untuk mengikuti konferensi ini tidak banyak. Sebab peserta tidak perlu mengeluarkan biaya untuk datang ke Malang. Selain itu, tema terkait uncertainty conditions ini banyak menarik kalangan akademisi, mulai dari dosen hingga mahasiswa pascasarjana,” paparnya.

Apalagi dalam tema kali ini, kata Bambang, dua unsur bidang keilmuan harus dipadukan. Yaitu kebijakan publik dan bisnis harus saling beriringan.

Selain itu, konferensi ini juga dapat memacu para dosen untuk lebih produktif dalam menulis jurnal. “Karena International Conference ini sudah Terindeks Scopus dan Thomson, ini juga salah satu daya tarik para peserta,” ujarnya.

Di AICoBPA FIA ini, dihadirkan beragam pembicara dari kalangan pemerintah dan bisnis serta pakar bidang bisnis dan publik dari berbagai negara. Seperti, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Ir Suharso Monoarfa, Gubernur Jakarta Anies Baswedan, serta banyak profesor administrasi publik dan bisnis yang hadir di sini.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/