alexametrics
29.2 C
Malang
Sunday, 14 August 2022

Mengabdi 25 Tahun, 7 Tendik SMAK Kosayu Diganjar Penghargaan

MALANG KOTA – SMAK Kolese Santo Yusup (Kosayu) Malang punya cara sendiri dalam memperingati Hari Guru nasional yang diperingati setiap 25 November. Yaitu dengan memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik (tendik) dan tenaga kependidikan sekolah.

Dimana salah satu kriterianya adalah mereka sudah melakukan pengabdian selama 25 tahun atau seperempat abad. Dari kriteria itu, total ada 7 guru dan tenaga kependidikan yang mendapatkan penghargaan dalam kegiatan yang dikemas ‘Peringatan Hari Guru dan Pemberian Penghargaan Kesetiaan dan Dedikasi 25 Tahun Tenaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan SMAK Kosayu Malang’ ini.

“Sesuai kriteria, yang dikasih penghargaan ada tujuh orang tahun ini,” kata Humas SMAK Kosayu Malang Petrus Wisnu Wiyono Sakti SPd, Jumat (27/11).

Menurutnya, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin sekolah tiap peringatan Hari Guru nasional. Hal ini dilakukan sejak tahun 2004 atau 16 tahun silam. “Karena kondisi pandemi, tahun ini kami lakukan secara daring,” terangnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, kegiatan ini biasanya diikuti oleh 1.255 siswa di lapangan sekolah. Dimana setelah upacara, para pengurus OSIS memberikan bunga mawar kepada seluruh guru. “OSIS ini untuk mewakili semua siswa,” ungkap dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – SMAK Kolese Santo Yusup (Kosayu) Malang punya cara sendiri dalam memperingati Hari Guru nasional yang diperingati setiap 25 November. Yaitu dengan memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik (tendik) dan tenaga kependidikan sekolah.

Dimana salah satu kriterianya adalah mereka sudah melakukan pengabdian selama 25 tahun atau seperempat abad. Dari kriteria itu, total ada 7 guru dan tenaga kependidikan yang mendapatkan penghargaan dalam kegiatan yang dikemas ‘Peringatan Hari Guru dan Pemberian Penghargaan Kesetiaan dan Dedikasi 25 Tahun Tenaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan SMAK Kosayu Malang’ ini.

“Sesuai kriteria, yang dikasih penghargaan ada tujuh orang tahun ini,” kata Humas SMAK Kosayu Malang Petrus Wisnu Wiyono Sakti SPd, Jumat (27/11).

Menurutnya, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin sekolah tiap peringatan Hari Guru nasional. Hal ini dilakukan sejak tahun 2004 atau 16 tahun silam. “Karena kondisi pandemi, tahun ini kami lakukan secara daring,” terangnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, kegiatan ini biasanya diikuti oleh 1.255 siswa di lapangan sekolah. Dimana setelah upacara, para pengurus OSIS memberikan bunga mawar kepada seluruh guru. “OSIS ini untuk mewakili semua siswa,” ungkap dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/