alexametrics
25.6 C
Malang
Thursday, 26 May 2022

Pimpin Kemendikbudristek, Mas Menteri Butuh Wamen

RADAR MALANG – Presiden Jokowi menetapkan Nadiem Makarim memimpin Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Jabatan baru dengan tambahan riset dan tekologi dirasakan pas mantan bos Gojek ini. Namun untuk mengawal pengelolaan pendidikan, dibutukan sosok wakil menteri.

Wacana tersebut dilontarkan Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji. Dia melihat sosok Nadiem memang cocok jika disandingkan dengan bidang teknologi. Namun, untuk mengelola pendidikan, Nadiem belum mumpuni. “Itu penting (wakil menteri), sebelumnya kan tidak ada wakil menteri. Wakil menteri itu harus orang yang punya track record mengurusi pendidikan,” ujarnya kepada Jawapos Rabu (28/4).

Dengan beban kerja yang bertambah, tentu hal ini dikhawatirkan berpotensi akan memecah fokus peningkatan pendidikan yang membuat semakin melebarnya kesenjangan antar wilayah. Untuk itu, perlu ada wakil menteri yang membantu kerja Nadiem atau akrab disapa Mas Menteri ini.

“Itu dari Sabang sampai Merauke situasinya beda-beda dan butuh orang yang berpengalaman juga. Penting ada wakil menteri,” jelasnya.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Presiden Jokowi menetapkan Nadiem Makarim memimpin Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Jabatan baru dengan tambahan riset dan tekologi dirasakan pas mantan bos Gojek ini. Namun untuk mengawal pengelolaan pendidikan, dibutukan sosok wakil menteri.

Wacana tersebut dilontarkan Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji. Dia melihat sosok Nadiem memang cocok jika disandingkan dengan bidang teknologi. Namun, untuk mengelola pendidikan, Nadiem belum mumpuni. “Itu penting (wakil menteri), sebelumnya kan tidak ada wakil menteri. Wakil menteri itu harus orang yang punya track record mengurusi pendidikan,” ujarnya kepada Jawapos Rabu (28/4).

Dengan beban kerja yang bertambah, tentu hal ini dikhawatirkan berpotensi akan memecah fokus peningkatan pendidikan yang membuat semakin melebarnya kesenjangan antar wilayah. Untuk itu, perlu ada wakil menteri yang membantu kerja Nadiem atau akrab disapa Mas Menteri ini.

“Itu dari Sabang sampai Merauke situasinya beda-beda dan butuh orang yang berpengalaman juga. Penting ada wakil menteri,” jelasnya.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/