alexametrics
26 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Perpaduan Hybrid Skill dan Hybrid Knowledge ala Insan Amanah

MALANG KOTA – Unggul dalam bidang Ilmu Teknologi (IT) tentu jadi salah satu target setiap institusi pendidikan saat ini. Apalagi, di masa pandemi, IT jadi primadonanya di bidang pendidikan. Hal ini juga sudah dilakukan sekolah yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Islam Insan Amanah. Yakni SD dan SMP Insan Amanah. Komitmen unggul di bidang IT inilah yang terus digenjot oleh guru dan staf di sekolah itu.
Kepala SD dan SMP Insan Amanah Dr Suhardini Nurhayati MPd menuturkan sekolah yang Ia pimpin harus update dalam bidang IT. Sebab, di era sekarang sekolah sudah harus terkoneksi dengan platform digital. Inovasi paling anyar yaitu penggunaan aplikasi padlet. Tujuannya untuk mengupload dan men­dokumentasikan video jadi satu kesatuan.
“Di tahun 2021-2022 metode pembelajaran Insan Amanah berorientasi pada hybrid skill dan hybrid knowledge. Yaitu kemampuan memadukan soft skills dan hard skills dalam kehidupan nyata untuk mengatasi permasalahan hidup,” ungkap Dini.
Hybrid learning ini sendiri sebagai metode pembelajaran yang menggabungkan beberapa model pembelajaran. Yaitu pembelajaran tatap muka, pembelajaran berbasis komputer, dan pembelajaran berbasis online. Walaupun, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diberlakukan, Learning Management System (LMS) yang dipadukan dengan sistem hybrid dan blended tetap diimplementasikan oleh SD maupun SMP Insan Amanah.
“Proses pembelajaran kami tidak hanya terbatas pada konteks tatap muka, tetapi tatap maya. Walaupun dalam kondisi normal. Supaya konsistensi tetap terjaga, dan tidak terputus dengan platform digitalisasi,” tuturnya.
Platform digitalisasi sekolah ini, tidak hanya mencakup bidang akademik dan non akademik. Melainkan pendidikan karakter, vokasi, dan Ilmu terapan (soft skill dan keterampilan hidup) termasuk di dalam platform digital. Sehingga orang-orang di luar Insan Amanah dapat mengakses dan memanfaatkannya. Dini berharap selanjutnya penggunaan platform digital di SD maupun SMP Insan Amanah semakin dikuatkan. “Mencoba menggunakan sofware baru dan terus mengeksplorasi. Akan terus kami jajaki dan mutakhirkan sesuai kondisi,” tutupnya. (rof/dik)

MALANG KOTA – Unggul dalam bidang Ilmu Teknologi (IT) tentu jadi salah satu target setiap institusi pendidikan saat ini. Apalagi, di masa pandemi, IT jadi primadonanya di bidang pendidikan. Hal ini juga sudah dilakukan sekolah yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Islam Insan Amanah. Yakni SD dan SMP Insan Amanah. Komitmen unggul di bidang IT inilah yang terus digenjot oleh guru dan staf di sekolah itu.
Kepala SD dan SMP Insan Amanah Dr Suhardini Nurhayati MPd menuturkan sekolah yang Ia pimpin harus update dalam bidang IT. Sebab, di era sekarang sekolah sudah harus terkoneksi dengan platform digital. Inovasi paling anyar yaitu penggunaan aplikasi padlet. Tujuannya untuk mengupload dan men­dokumentasikan video jadi satu kesatuan.
“Di tahun 2021-2022 metode pembelajaran Insan Amanah berorientasi pada hybrid skill dan hybrid knowledge. Yaitu kemampuan memadukan soft skills dan hard skills dalam kehidupan nyata untuk mengatasi permasalahan hidup,” ungkap Dini.
Hybrid learning ini sendiri sebagai metode pembelajaran yang menggabungkan beberapa model pembelajaran. Yaitu pembelajaran tatap muka, pembelajaran berbasis komputer, dan pembelajaran berbasis online. Walaupun, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diberlakukan, Learning Management System (LMS) yang dipadukan dengan sistem hybrid dan blended tetap diimplementasikan oleh SD maupun SMP Insan Amanah.
“Proses pembelajaran kami tidak hanya terbatas pada konteks tatap muka, tetapi tatap maya. Walaupun dalam kondisi normal. Supaya konsistensi tetap terjaga, dan tidak terputus dengan platform digitalisasi,” tuturnya.
Platform digitalisasi sekolah ini, tidak hanya mencakup bidang akademik dan non akademik. Melainkan pendidikan karakter, vokasi, dan Ilmu terapan (soft skill dan keterampilan hidup) termasuk di dalam platform digital. Sehingga orang-orang di luar Insan Amanah dapat mengakses dan memanfaatkannya. Dini berharap selanjutnya penggunaan platform digital di SD maupun SMP Insan Amanah semakin dikuatkan. “Mencoba menggunakan sofware baru dan terus mengeksplorasi. Akan terus kami jajaki dan mutakhirkan sesuai kondisi,” tutupnya. (rof/dik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/