alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

KKN UM Ajak Warga Olah Daun Kopi Jadi Teh

MALANG – Kuliah Kerja Nyata Universitas Negeri Malang (KKN UM) Tahun 2020/2021 mengadakan pelatihan pengolahan daun kopi menjadi teh. Pelatihan diberikan kepada warga Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Program kerja ini dibimbing oleh Andika Bagus Nur Rahma Putra sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan dilaksanakan oleh 4 orang mahasiswa yang berbeda prodi yaitu Karissa Septiani dari prodi Pendidikan Tata Busana, Sri Karyana dari prodi Pendidikan Teknik Elektro, Rifqi Firdiyanti dari Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Saniatuz Zulfa dari prodi Psikologi.

Pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan program kerja Mahasiswa UM dalam bentuk pelatihan. Pelatihan ini memiliki tujuan untuk membantu warga meningkatkan kreativitas dan memanfaatkan hasil kebun teh serta meningkatkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi teh berkhasiat dan mampu mengolahnya menjadi sesuatu yang mempunyai nilai tambah yang diharapkan juga mampu meningkatkan pendapatan keluarga maupun perekonomian Desa Selorejo.

Pemilihan pelatihan membuat teh dari daun kopi dikarenakan, banyaknya limbah daun kopi yang terbuang akibat pemangkasan. Khasiat dari teh yang berbahan dasar daun kopi memiliki kandungan yang sangat baik di tubuh kita seperti mencegah asam lambung, menjaga daya tahan tubuh dan mencegah penyakit kanker.

Cara pembuatannya pun sangat mudah dilakukan. Cukup keringkan daun kopi yang muda sampai benar-benar kering merata dan sempurna selama 5 hari jika cuaca panas. Kemudian remah–remah menjadi bagian yang kecil. Dan sajikan seperti menyeduh daun teh pada umumnya. Jika ingin menjadikan usaha kita tinggal membuat packaging yang menarik sehingga dapat menambah pemasukan. Teh yang berbahan dari daun kopi ini dapat disimpan kurang lebih Selama 6 bulan tanpa pengawetan.

Pelatihan ini banyak menarik perhatian warga desa Selorejo baik itu para ibu, bapak-bapak hingga anak muda. Bukan hanya melihat cara pembuatannya saja warga desa Selorejo dapat menikmati olahan daun kopi menjadi teh yang sudah siap minum.

“Rasa dari teh olahan daun kopi ini lebih enak dan gurih ya mbak, jika dibandingkan dengan teh pada umumnya, rasanya juga agak kepahitan, jadi tidak bikin eneg .memiliki aroma kopi ketika di minum, dan warna teh tersebut tidak terlalu mencolok,” ujar salah satu warga desa Selorejo.

Hal ini tentu sangat berbeda ketika meminum teh pada umumnya. untuk melihat proses pembuatan hingga pengemasan teh dari daun kopi. Antusiasme dari peserta pelatihan membuat panitia semakin bersemangat dalam menjalankan pelatihan ini hingga selesai.

“Bagaimana cukup menarik bukan ? kita tidak membutuhkan modal yang besar untuk memulai suatu usaha, hanya dengan memanfaatan potensi suatu barang yang berada disekitar kita saja kemudian ditambah sedikit inovasi kita dapat membuka peluang usaha yang menjanjikan dan menarik, bahkan kita dapat membuka lapangan kerja bagi pemuda–pemuda,” terang Karissa, penanggung jawab program.

Penulis: Defi Maria

MALANG – Kuliah Kerja Nyata Universitas Negeri Malang (KKN UM) Tahun 2020/2021 mengadakan pelatihan pengolahan daun kopi menjadi teh. Pelatihan diberikan kepada warga Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Program kerja ini dibimbing oleh Andika Bagus Nur Rahma Putra sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan dilaksanakan oleh 4 orang mahasiswa yang berbeda prodi yaitu Karissa Septiani dari prodi Pendidikan Tata Busana, Sri Karyana dari prodi Pendidikan Teknik Elektro, Rifqi Firdiyanti dari Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Saniatuz Zulfa dari prodi Psikologi.

Pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan program kerja Mahasiswa UM dalam bentuk pelatihan. Pelatihan ini memiliki tujuan untuk membantu warga meningkatkan kreativitas dan memanfaatkan hasil kebun teh serta meningkatkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi teh berkhasiat dan mampu mengolahnya menjadi sesuatu yang mempunyai nilai tambah yang diharapkan juga mampu meningkatkan pendapatan keluarga maupun perekonomian Desa Selorejo.

Pemilihan pelatihan membuat teh dari daun kopi dikarenakan, banyaknya limbah daun kopi yang terbuang akibat pemangkasan. Khasiat dari teh yang berbahan dasar daun kopi memiliki kandungan yang sangat baik di tubuh kita seperti mencegah asam lambung, menjaga daya tahan tubuh dan mencegah penyakit kanker.

Cara pembuatannya pun sangat mudah dilakukan. Cukup keringkan daun kopi yang muda sampai benar-benar kering merata dan sempurna selama 5 hari jika cuaca panas. Kemudian remah–remah menjadi bagian yang kecil. Dan sajikan seperti menyeduh daun teh pada umumnya. Jika ingin menjadikan usaha kita tinggal membuat packaging yang menarik sehingga dapat menambah pemasukan. Teh yang berbahan dari daun kopi ini dapat disimpan kurang lebih Selama 6 bulan tanpa pengawetan.

Pelatihan ini banyak menarik perhatian warga desa Selorejo baik itu para ibu, bapak-bapak hingga anak muda. Bukan hanya melihat cara pembuatannya saja warga desa Selorejo dapat menikmati olahan daun kopi menjadi teh yang sudah siap minum.

“Rasa dari teh olahan daun kopi ini lebih enak dan gurih ya mbak, jika dibandingkan dengan teh pada umumnya, rasanya juga agak kepahitan, jadi tidak bikin eneg .memiliki aroma kopi ketika di minum, dan warna teh tersebut tidak terlalu mencolok,” ujar salah satu warga desa Selorejo.

Hal ini tentu sangat berbeda ketika meminum teh pada umumnya. untuk melihat proses pembuatan hingga pengemasan teh dari daun kopi. Antusiasme dari peserta pelatihan membuat panitia semakin bersemangat dalam menjalankan pelatihan ini hingga selesai.

“Bagaimana cukup menarik bukan ? kita tidak membutuhkan modal yang besar untuk memulai suatu usaha, hanya dengan memanfaatan potensi suatu barang yang berada disekitar kita saja kemudian ditambah sedikit inovasi kita dapat membuka peluang usaha yang menjanjikan dan menarik, bahkan kita dapat membuka lapangan kerja bagi pemuda–pemuda,” terang Karissa, penanggung jawab program.

Penulis: Defi Maria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru