alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Tren Covid-19 Melonjak, Polinema Tetapkan Sistem Perkuliahan Hybrid

RADAR MALANG – Peningkatan kasus penularan Covid-19 di sejumlah daerah belakangan ini mendorong Politeknik Negeri Malang (Polinema) menyiapkan strategi perkuliahan yang aman bagi mahasiswa maupun tenaga pengajar. Salah satunya yakni dengan masih memberlakukan perkuliahan secara daring sekaligus hybrid.

“Untuk perkuliahan semester ganjil yang akan datang, Polinema akan memberikan teori penuh secara online dan praktikum secara hybrid,” jelas Kepala Urusan Kemahasiswaan Polinema Rusli SKom MM.

Rusli menjelaskan, sistem perkuliahan hybrid learning akan dilakukan pada saat praktikum. Dengan demikian, pihak kampus mengkombinasikan metode belajar secara daring dan tatap muka. Metode tersebut dilakukan agar mahasiswa mampu meningkatkan kemampuannya setelah mendapatkan teori secara online.

Alasan lainnya, yakni untuk menekan risiko penularan maupun munculnya klaster Covid-19 di kampus mereka. Dengan demikian pihak kampus berharap bahwa mahasiswa tetap mendapatkan pemahaman terkait materi kuliah tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

Sebagai informasi, Polinema telah melaksanakan pembelajaran secara online sejak Maret tahun 2020 lalu. Model perkuliahan tersebut dilakukan guna mencegah potensi penularan virus Covid-19 di awal pandemi.

Selain adaptasi dari sistem perkuliahan, sepanjang masa pandemi Polinema juga telah memberikan bantuan kepada mahasiswanya. “Kalau dari kemahasiswaan adanya pemberian bantuan UKT (uang kuliah tunggal terhadap mahasiswa terdampak Covid-19 melalui seleksi sesuai dengan pedoman dari Ditjen Belmawa (pembelajaran dan mahasiswa) Dikti,” tukas Rusli.

Pewarta: Dela Romadhona

RADAR MALANG – Peningkatan kasus penularan Covid-19 di sejumlah daerah belakangan ini mendorong Politeknik Negeri Malang (Polinema) menyiapkan strategi perkuliahan yang aman bagi mahasiswa maupun tenaga pengajar. Salah satunya yakni dengan masih memberlakukan perkuliahan secara daring sekaligus hybrid.

“Untuk perkuliahan semester ganjil yang akan datang, Polinema akan memberikan teori penuh secara online dan praktikum secara hybrid,” jelas Kepala Urusan Kemahasiswaan Polinema Rusli SKom MM.

Rusli menjelaskan, sistem perkuliahan hybrid learning akan dilakukan pada saat praktikum. Dengan demikian, pihak kampus mengkombinasikan metode belajar secara daring dan tatap muka. Metode tersebut dilakukan agar mahasiswa mampu meningkatkan kemampuannya setelah mendapatkan teori secara online.

Alasan lainnya, yakni untuk menekan risiko penularan maupun munculnya klaster Covid-19 di kampus mereka. Dengan demikian pihak kampus berharap bahwa mahasiswa tetap mendapatkan pemahaman terkait materi kuliah tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

Sebagai informasi, Polinema telah melaksanakan pembelajaran secara online sejak Maret tahun 2020 lalu. Model perkuliahan tersebut dilakukan guna mencegah potensi penularan virus Covid-19 di awal pandemi.

Selain adaptasi dari sistem perkuliahan, sepanjang masa pandemi Polinema juga telah memberikan bantuan kepada mahasiswanya. “Kalau dari kemahasiswaan adanya pemberian bantuan UKT (uang kuliah tunggal terhadap mahasiswa terdampak Covid-19 melalui seleksi sesuai dengan pedoman dari Ditjen Belmawa (pembelajaran dan mahasiswa) Dikti,” tukas Rusli.

Pewarta: Dela Romadhona

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/