alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Dua Jurus Tingkatkan Kualitas PAUD Kota Malang

MALANG KOTA – Demi meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD), dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menggandeng semua unsur. Selain dinas kesehatan (dinkes) dan dinas sosial (dinsos), juga memaksimalkan peran Bunda PAUD Kota Malang, Widayati Sutiaji SSos MM.

Jumat lalu (27/8) disdikbud menggelar rapat koordinasi dengan Bunda PAUD. ”Kegiatan ini melibatkan banyak pihak. Selain unsur disdikbud, juga melibatkan unsur dari dinas kesehatan, serta dinas sosial,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), Suwarjana.

Lebih lanjut, Suwarjana mengatakan, fokus koordinasi tersebut pada dua strategi meningatkan kualitas PAUD. Yakni mendorong peran Bunda PAUD dalam melakukan advokasi ke berbagai pemangku kepentingan di daerah. ”Selain itu, juga sebagai proses penguatan dukungan bagi satuan PAUD agar dapat menyediakan layanan-layanan berkualitas,” terangnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Malang Widayati Sutiaji SSos MM mengatakan, wali kota Malang menaruh perhatian khusus pada pendidikan serta penguatan karakter. Melalui pendidikan yang berkualitas, katanya, pembiasaan karakter berdasar nilai luhur Pancasila terus ditekankan.

“Dengan begitu, di masa mendatang generasi bermartabat dan Pancasila dapat diwujudkan,” kata Widayati usai koordinasi dengan disdikbud.

”Terima kasih atas segala daya dan upaya, serta kerja sama yang sinergis telah dijalankan oleh disdikbud Kota Malang di bawah koordinasi bapak Suwarjana,” tambah Widayati yang juga istri dari wali kota Malang Sutiaji itu.

Dalam kesempatan itu, Widayati optimistis PAUD di Kota Malang akan semakin berkualitas jika semua stakeholder kompak. Karena itu, dia mengajak semua elemen turut andil dalam meningkatkan kualitas PAUD.

”Pendidikan bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama,” kata perempuan yang juga ketua tim penggerak PKK Kota Malang itu.(cj3/dan/rmc)

MALANG KOTA – Demi meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD), dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menggandeng semua unsur. Selain dinas kesehatan (dinkes) dan dinas sosial (dinsos), juga memaksimalkan peran Bunda PAUD Kota Malang, Widayati Sutiaji SSos MM.

Jumat lalu (27/8) disdikbud menggelar rapat koordinasi dengan Bunda PAUD. ”Kegiatan ini melibatkan banyak pihak. Selain unsur disdikbud, juga melibatkan unsur dari dinas kesehatan, serta dinas sosial,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), Suwarjana.

Lebih lanjut, Suwarjana mengatakan, fokus koordinasi tersebut pada dua strategi meningatkan kualitas PAUD. Yakni mendorong peran Bunda PAUD dalam melakukan advokasi ke berbagai pemangku kepentingan di daerah. ”Selain itu, juga sebagai proses penguatan dukungan bagi satuan PAUD agar dapat menyediakan layanan-layanan berkualitas,” terangnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Malang Widayati Sutiaji SSos MM mengatakan, wali kota Malang menaruh perhatian khusus pada pendidikan serta penguatan karakter. Melalui pendidikan yang berkualitas, katanya, pembiasaan karakter berdasar nilai luhur Pancasila terus ditekankan.

“Dengan begitu, di masa mendatang generasi bermartabat dan Pancasila dapat diwujudkan,” kata Widayati usai koordinasi dengan disdikbud.

”Terima kasih atas segala daya dan upaya, serta kerja sama yang sinergis telah dijalankan oleh disdikbud Kota Malang di bawah koordinasi bapak Suwarjana,” tambah Widayati yang juga istri dari wali kota Malang Sutiaji itu.

Dalam kesempatan itu, Widayati optimistis PAUD di Kota Malang akan semakin berkualitas jika semua stakeholder kompak. Karena itu, dia mengajak semua elemen turut andil dalam meningkatkan kualitas PAUD.

”Pendidikan bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama,” kata perempuan yang juga ketua tim penggerak PKK Kota Malang itu.(cj3/dan/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/