alexametrics
28 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Bantu Peternak, UM Kembangkan Mixer Machine Pakan Ayam Petelur

TULUNGAGUNG – Beragam teknologi tepat guna menjadi pilihan kampus Universitas Negeri Malang (UM) saat melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran UM dalam melaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Termasuk dalam PKM yang digelar di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung yang juga salah satu sentra peternakan ayam ini.

Melalui organisasi peternak ayam petelur di Desa Bangoan, UM senantiasa berkoordinasi dengan warga terkait kendala yang dihadapi peternak terutama terkait gizi untuk ayam petelur. Pasalnya, untuk memperoleh kualitas telur yang baik, diperlukan campuran adonan makanan yang baik pula. Ayam petelur dapat bertelur dengan baik apabila mendapatkan nutrisi/gizi makanan yang bagus.

Tim UM bersama peternak ayam petelur di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. (ist)

Pada umumnya, ayam petelur mulai berproduksi pada usia 4-5 bulan. Mulai usia ini makanan harus diperhatikan dengan campuran yang sesuai, yaitu: katul, butiran jagung, dan nutrisi (sentrat). Adapun perbandingan campurannya yaitu katul 40 kilogram, butiran jagung 70 kilogram, nutrisi/sentrat 50 kilogram atau kelipatannya yang kemudian dicampur atau diaduk secara merata. Kualitas makanan dan campuran yang baik dapat mempercepat pertumbuhan dan rutinitas produksi telur.

Hingga saat ini, para peternak ayam petelur di Desa Bangoan belum memiliki peralatan/mesin pencampur pakan ternak yang memadai untuk menyiapkan pakan ternak yang cukup banyak atau dalam skala besar.
Menindaklanjuti hal ini, UM mengembangkan pilot project mixer machine pakan ternak ayam petelur untuk meningkatkan produksi telur bagi peternak ayam di Desa Bangoan. Pilot project mixer machine pakan ternak ayam ini dapat digunakan untuk mencampur pakan ayam dalam skala besar dan cepat.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan 14-15 Agustus 2021. Adapun tim pengabdian UM terdiri dari Dr Yoto ST MPd, Marsono SPdT MPd PhD, Riana Nurmalasari MPd dan Agus Suyetno, MPd.

Para peternak ayam petelur cukup antusias dan merasa terbantu dengan adanya pilot project mixer machine pakan ternak ayam petelur ini. Para peternak ayam berharap bahwa pengembangan mesin seperti ini dapat terus dikembangkan setiap tahunnya agar dapat memberikan dampak yang signifikan kepada masyarakat. (rmc/dik)

TULUNGAGUNG – Beragam teknologi tepat guna menjadi pilihan kampus Universitas Negeri Malang (UM) saat melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran UM dalam melaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Termasuk dalam PKM yang digelar di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung yang juga salah satu sentra peternakan ayam ini.

Melalui organisasi peternak ayam petelur di Desa Bangoan, UM senantiasa berkoordinasi dengan warga terkait kendala yang dihadapi peternak terutama terkait gizi untuk ayam petelur. Pasalnya, untuk memperoleh kualitas telur yang baik, diperlukan campuran adonan makanan yang baik pula. Ayam petelur dapat bertelur dengan baik apabila mendapatkan nutrisi/gizi makanan yang bagus.

Tim UM bersama peternak ayam petelur di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. (ist)

Pada umumnya, ayam petelur mulai berproduksi pada usia 4-5 bulan. Mulai usia ini makanan harus diperhatikan dengan campuran yang sesuai, yaitu: katul, butiran jagung, dan nutrisi (sentrat). Adapun perbandingan campurannya yaitu katul 40 kilogram, butiran jagung 70 kilogram, nutrisi/sentrat 50 kilogram atau kelipatannya yang kemudian dicampur atau diaduk secara merata. Kualitas makanan dan campuran yang baik dapat mempercepat pertumbuhan dan rutinitas produksi telur.

Hingga saat ini, para peternak ayam petelur di Desa Bangoan belum memiliki peralatan/mesin pencampur pakan ternak yang memadai untuk menyiapkan pakan ternak yang cukup banyak atau dalam skala besar.
Menindaklanjuti hal ini, UM mengembangkan pilot project mixer machine pakan ternak ayam petelur untuk meningkatkan produksi telur bagi peternak ayam di Desa Bangoan. Pilot project mixer machine pakan ternak ayam ini dapat digunakan untuk mencampur pakan ayam dalam skala besar dan cepat.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan 14-15 Agustus 2021. Adapun tim pengabdian UM terdiri dari Dr Yoto ST MPd, Marsono SPdT MPd PhD, Riana Nurmalasari MPd dan Agus Suyetno, MPd.

Para peternak ayam petelur cukup antusias dan merasa terbantu dengan adanya pilot project mixer machine pakan ternak ayam petelur ini. Para peternak ayam berharap bahwa pengembangan mesin seperti ini dapat terus dikembangkan setiap tahunnya agar dapat memberikan dampak yang signifikan kepada masyarakat. (rmc/dik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/