alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Vaksinasi di Kota Malang Mulai Sasar Siswa SD dan SMP

MALANG KOTA – Upaya untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terus digeber pemerintah. Setelah menggeber vaksinasi pada pelajar tingkat SMA, mulai Selasa (31/8) Pemerintah Kota Malang kini mulai menyasar pelajar ditingkat SMP dan SD kelas VI.

Guna mencapai target tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah menyiapkan 45 ribu dosis vaksin jenis Sinovac. Wali kota Malang Sutiaji menyampaikan bahwa sebelum digelar pembelajaran daring maka pihaknya harus memastikan persiapan berjalan secara optimal. Selain sarana prasarana di sekolah, vaksinasi juga menjadi kebutuhan utama guna meningkatkan herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Vaksinasi ini sebetulnya bukan syarat utama untuk PTM, namun untuk tindakan preventif,” ujar Sutiaji saat dijumpai di Poltekkes Kemenkes Malang.

Vaksinasi dengan target 45 ribu pelajar ini, masih kata Sutiaji, nantinya akan didistribusikan secara bertahap. Sasarannya yakni 40 ribu dosis yang diperuntukkan bagi siswa SMP baik negeri maupun swasta, dan 5 ribu dosis untuk siswa SD kelas VI yang telah berusia 12 tahun.

Adapun proses vaksinasi bagi siswa SD kelas VI dan SMP ini akan berjalan sepanjang satu bulan, tepatnya mulai besok (1/9). Targetnya, per hari petugas bisa memberikan suntikan vaksin kepada 1.000 siswa.

“Ini prosesnya masih panjang, hari ini memang launching di sini (Poltekkes Kemenkes Malang), nanti kedepan kalo memungkinkan door to door ke sekolah ya dilihat saja dulu,” tambahnya.

Sebagai salah satu pelajar SMPN 5 Kota Malang Dinda, mengatakan bahwa dirinya senang dengan mendapatkan vaksinasi Covid-19. “Senang dapat vaksin, awalnya tegang seperti digigit semut, tapi ya untuk menjaga biar menangkal virus Covid-19 ini,” katanya.

 

Pewarta: Roisyatul Mufidah

MALANG KOTA – Upaya untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terus digeber pemerintah. Setelah menggeber vaksinasi pada pelajar tingkat SMA, mulai Selasa (31/8) Pemerintah Kota Malang kini mulai menyasar pelajar ditingkat SMP dan SD kelas VI.

Guna mencapai target tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah menyiapkan 45 ribu dosis vaksin jenis Sinovac. Wali kota Malang Sutiaji menyampaikan bahwa sebelum digelar pembelajaran daring maka pihaknya harus memastikan persiapan berjalan secara optimal. Selain sarana prasarana di sekolah, vaksinasi juga menjadi kebutuhan utama guna meningkatkan herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Vaksinasi ini sebetulnya bukan syarat utama untuk PTM, namun untuk tindakan preventif,” ujar Sutiaji saat dijumpai di Poltekkes Kemenkes Malang.

Vaksinasi dengan target 45 ribu pelajar ini, masih kata Sutiaji, nantinya akan didistribusikan secara bertahap. Sasarannya yakni 40 ribu dosis yang diperuntukkan bagi siswa SMP baik negeri maupun swasta, dan 5 ribu dosis untuk siswa SD kelas VI yang telah berusia 12 tahun.

Adapun proses vaksinasi bagi siswa SD kelas VI dan SMP ini akan berjalan sepanjang satu bulan, tepatnya mulai besok (1/9). Targetnya, per hari petugas bisa memberikan suntikan vaksin kepada 1.000 siswa.

“Ini prosesnya masih panjang, hari ini memang launching di sini (Poltekkes Kemenkes Malang), nanti kedepan kalo memungkinkan door to door ke sekolah ya dilihat saja dulu,” tambahnya.

Sebagai salah satu pelajar SMPN 5 Kota Malang Dinda, mengatakan bahwa dirinya senang dengan mendapatkan vaksinasi Covid-19. “Senang dapat vaksin, awalnya tegang seperti digigit semut, tapi ya untuk menjaga biar menangkal virus Covid-19 ini,” katanya.

 

Pewarta: Roisyatul Mufidah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/