MALANG - Sebanyak 4 siswa RA Al Qu'ran Baipas Roudlotul Jannah Malang berhasil meraih penghargaan di ajang olimpiade matematika internasional.
Keempat siswa tersebut, mengikuti kompetisi Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) National Round untuk kategori Kindergarten Group yang diselenggarakan pada tanggal 7 Oktober 2023 dan meraih 1 medali silver (setara juara 2) dan 3 medali bronze (setara juara 3).
Keempat siswa tersebut adalah Ithahirah Fatimatuz Zahra kelas B5, siswa peraih silver, Djibril Rafsanjani Arifin kelas B1, Muhammad Hanif Alfariz kelas B1, dan Nadhirah Zaharah Khalifi kelas B2, ketiganya siswa peraih bronze.
“Kami sangat bangga dengan hasil yang diperoleh anak-anak. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di RA Baipas adalah seimbang antara pembelajaran agama dan pembelajaran umum. Selain memiliki kecerdasan diniyah, anak-anak juga mampu mengikuti olimpiade matematika," ungkap Nanik Trisnawati, SE, SPsi, Kepala RA Baipas, saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Malang.
TIMO adalah kompetisi internasional matematika yang berasal dari negara Thailand, yang diikuti oleh anak-anak mulai dari tingkat TK hingga kelas 12 SMA.
Dari data panitia, terdapat 130 siswa se-Indonesia yang mengikuti TIMO untuk kategori TK.
Anak-anak yang berhasil memperoleh penghargaan, diundang untuk mengikuti final round di Thailand pada bulan April 2024.
“Kami bangga dengan siswa RA kami yang berhasil meraih empat prestasi sekaligus dalam ajang olimpiade matematika internasional TIMO tahun 2023, tak hentinya kami bersyukur atas semua apresiasi, penghargaan, dan keberhasilan yang telah dicapai. Harapan kami agar siswa/siswi RA Al Qu'ran Baipas Roudlotul Jannah Malang terus meraih prestasi sesuai dengan bakatnya dan tentunya berperan untuk mengharumkan nama RA Baipas," lanjut Nanik.
RA Baipas Roudlotul Jannah, memiliki program math club yang bekerja sama dengan lembaga IMASO Indonesia.
Di situ, anak-anak yang memiliki bakat matematika dibina secara khusus.
Sehingga, selain mendapatkan bekal pendidikan agama, mereka juga mampu meningkatkan logika dan penalaran matematika.
“Kami berlatih secara kontinyu dengan tipe soal HOTS (Higher Other Thinking Skills). Sehingga anak-anak memiliki pembiasaan problem solving dalam belajar matematika sejak dini. Mereka juga disiapkan untuk mengikuti lomba-lomba dan tidak diduga, ternyata berhasil meraih penghargaan di TIMO”, ujar Titin, guru IMASO pembina ekstrakurikuler klub matematika RA Baipas.
Adapun ekstrakurikuler yang lain adalah renang, taekwondo, banjari dan menari.
Selain ungkapan kegembiraan guru pembimbing, salah satu peserta olimpiade juga mengaku bahagia bisa mencetak prestasi.
“Saya senang ikut lomba-lomba matematika, karena bisa mendapatkan medali dan piala”, tutur Itha, panggilan akrab Ithahirah Fatimatuz Zahra, kelas B5 siswa peraih medali silver dari Olimpiade Matematika.
Itha, mempunyai cita-cita menjadi guru matematika.
Itha ternyata juga mendapatkan medali bronze dari kompetisi matematika internasional lainnya, yang berasal dari USA, yaitu FISO (Future Intelligence Students Olympiad) yang diselenggarakan pada tanggal 3 Desember 2023.
Selain di bidang matematika, Itha berhasil meraih juara 2 di Lomba Hafalan Surat Pendek dan Juara Favorit Lomba Kolase.
“Selamat kepada anak-anak yang meraih prestasi di bidang olimpiade matematika dan kepada guru pembimbingnya. Semoga hasil yang dicapai dapat menjadi motivasi untuk anak-anak lainnya meraih prestasi terbaik sesuai dengan bakat yang dimiliki. Ke depannya semakin bertambah prestasi-prestasi lainnya ditingkat nasional bahkan internasional," pungkas Nanik Trisnawati.
Pendaftaran Santri Baru Tahun Ajaran 2024/2025 RA Baipas Roudlotul Jannah, hubungi Wiwid 085648608775. (jprm1/fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana