Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Alvinda, Lulusan Termuda UB yang Karyanya Tembus Jurnal SINTA 2

Mahmudan • Selasa, 12 Maret 2024 | 03:12 WIB

Alvinda Putri Ruriana SIP
Alvinda Putri Ruriana SIP

ALVINDA Putri Ruriana SIP menjadi lulusan termuda pada wisuda Universitas Brawijaya (UB) hari ini (10/3). Mahasiswa hubungan internasional itu lulus di usia 20 tahun. Prestasinya juga membanggakan, yakni IPK 3,62, dengan masa studi 3 tahun 2 bulan.

“Alhamdulillah sangat senang. Lulus tiga setengah tahun termasuk salah satu target saya. Bersyukur malah bisa lulus 3 tahun 2 bulan,” katanya.

Alvinda lulus cepat karena tidak perlu membuat skripsi yang biasanya memakan waktu lama, melainkan mengambil jalur publikasi jurnal untuk syarat kelulusan.

“Saya menulis artikel jurnal sejak semester 5, dan berhasil dipublikasi di jurnal nasional terakreditasi SINTA 2 pada semester 7," katanya.

Dalam penelitiannya, Alvinda mengangkat topik “Keterwakilan Perempuan dan Partai Politik”. Pemilihan tema ini berdasarkan ketertarikannya dengan isu gender di lingkungan sekitar. Misalnya banyak perempuan terhalang pendidikannya karena nilai konservatif keluarga, kasus pernikahan dini, dan kerentanan anak pekerja migran.

"Setelah itu saya langsung mengajukan penyetaraan skripsi, sehingga tidak perlu mengikuti sidang kompre dan rangkaian prosedur skripsi reguler,” tambah gadis asal Kediri ini.

Sementara itu, partai politik merupakan jalur umum menjadi decision maker. Dan perubahan kebijakan yang berkaitan dengan gender biasanya dipengaruhi oleh figur-figur ini.

“Penelitian tersebut berawal dari tugas mata kuliah yang saya kembangkan menjadi penelitian," katanya.

Proses penulisan membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun, dan sempat ditolak jurnal pertama.

"Akhirnya tulisan saya diterima di Jurnal Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review (IPSR) Unnes. Artikel jurnal inilah yang menjadi pengantar kelulusan saya,” paparnya.

 

 

 

 

 

Selama kuliah, Alvinda aktif menjadi asisten dosen pada proyek penelitian dan pengabdian masyarakat. Serta beberapa penelitian di luar kampus. Ia juga tergabung dalam unit kegiatan riset di fakultas.

Alvinda mengaku senang karena para dosen terbuka dalam mengikutsertakan mahasiswa pada penelitian dan program pengembangan lainnya, sehingga Ia tumbuh dan belajar dari bimbingan para guru tersebut. Pengalaman itu juga memperkuat praktik keilmuan dalam aktivitas nyata.

Menjadi wisudawan di usia muda juga dipengaruhi oleh masa studi Alvinda di MAN 1 Kota Kediri. Saat itu ia mengikuti program akselerasi (2 tahun).

Kini Alvinda sudah bekerja di perusahaan riset dan konstruksi. Ia juga masih aktif meneliti tentang perempuan, gender, dan politik di Veritas Institute of Politics.

“Saya ingin melanjutkan karir akademik saya dengan menjadi peneliti dan konsultan riset,” pungkasnya. (*/dan)

Editor : Aditya Novrian
#Termuda #Wisuda #UB #prestasi #lulusan