MALANG KOTA – Antusias guru Kota Malang untuk mengikuti Diklat Jurnalistik Guru SMP /MTs sangat tinggi.
Terbukti dengan jumlah peserta yang sudah mencapai 30 orang sampai dengan kemarin (15/01). Acara digelar pada Kamis (30/01) ini, merupakan rangkaian program yang sudah dilakukan kepada Kepala Sekolah SMP se-Kota Malang untuk mengedukasi media massa pada 2024 kemarin.
Yang berbeda dengan pelaksanaan diklat sebelumnya, ada dua pemateri profesional yang akan memberikan edukasi kepada seluruh peserta. Pertama, Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmudan yang akan memberikan edukasi bagaimana membuat berita yang cepat dan akurat.
Selain itu, ada Direktur PT. Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd yang juga merupakan salah satu penulis buku terbaik di Kota Malang. Nantinya, seluruh peserta akan diarahkan untuk membuat Buku Antologi pertama karya guru SMP di Kota Malang.
Ada 12 sekolah negeri berpartisipasi dalam acara ini, dari 30 sekolah negeri yang ada di Kota Malang. Diantaranya, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 5, SMPN 6, SMPN 9, SMPN 10, SMPN 11, SMPN 19, dan SMPN 21, SMPN 23, SMP 25, dan SMPN 30. Bahkan ada salah satu sekolah negeri yang mendaftarkan tiga orang gurunya untuk bisa mengikuti kegiatan ini.
“Banyak sekali prestasi dan informasi update yang ada di sekolah kami. Tapi, belum maksimal secara pemberitaan. Semoga dengan banyaknya guru yang saya ikut sertakan di acara ini, meningkatkan kepercayaan masyarakat dan semangat siswa SMPN 19 Malang untuk berprestasi lebih baik,” jelas Kepala SMPN 19 Malang Any Setijowati SPd.
Sedangkan untuk SMP swasta, ada 16 sekolah yang bersemangat untuk belajar jurnalistik dan mengantisipasi berita hoax yang ada di sekolah. Diantaranya, SMP Insan Amanah, SMP Islam Al Azhar 56, SMP Kartika IV-9, SMP Islam Baitul Makmur, SMP Nurul Huda Mergosono, SMP National Leader School Malang, SMP Muhammadiyah 01, SMP Wahid Hasyim, SMP Shalahuddin Malang, SMP Plus Al-Kautsar, SMP IT As-Salam, SMP Islam Khoiru Ummah Malang dan SMP Nasional. Lalu, ada pula SMP Kristen Kalam Kudus Malang, SMP Katolik Frateran Celaket 21, dan SMP Katolik Santa Maria 01.
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SMP/MTs se-Kota Malang Bachtiar Eko S. terima kasih untuk partisipasi seluruh sekolah untuk mensukseskan kegatan ini. “Semoga kedepan berita di social media skeolah bisa lebih hidup. Dan hasil karya buku antologi yang sudah dibuat peserta bisa dikajdikan pijakan untuk membuat buku secara mandiri,” tutupnya. (bes/)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana