MALANG KOTA - Pemkot Malang kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada pelajar yang duduk di bangku sekolah tingkat atas.
Yakni pelajar SMA dan mahasiswa.
Total ada 543 orang yang mendapat bantuan berupa beasiswa.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Pemkot Malang Achmad Mabrur mengatakan, pemkot sudah mengalokasikan anggaran senilai Rp 688,2 juta.
Terdiri dari Rp 112, juta untuk pelajar SMA dan Rp 576 juta untuk mahasiswa.
Rinciannya ada 255 pelajar SMA yang sudah terverifikasi sebagai penerima beasiswa dari pemkot.
Mereka akan mendapat bantuan senilai Rp 440 ribu per bulan.
Sisanya adalah mahasiswa yang berjumlah 288 orang.
”Mereka akan mendapat bantuan senilai Rp 2 juta per bulan,” ucap Mabrur.
Jumlah penerima beasiswa tersebut sedikit menurun.
Sebab, pada 2024 lalu ada 310 pelajar SMA dan 292 mahasiswa yang menerimanya.
Perbedaan itu terjadi karena pemkot harus menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia.
Hal serupa juga terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
Bila dirata-rata, ada 500 sampai 600-an pelajar SMA dan mahasiswa yang menerima beasiswa tersebut.
Mabrur memastikan pemberian beasiswa tidak sembarangan.
Pihaknya sudah melakukan verifikasi terhadap penerima.
Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima.
Seperti memiliki prestasi akademik, non-akademik, dan bakat khusus.
Kemudian, berasal dari keluarga yang kurang mampu.
Untuk mekanisme pemberian beasiswa, Mabrur menyebut bahwa pemkot menyampaikan langsung ke rekening penerima.
Pencairannya dilakukan setiap tiga bulan sekali.
”Kami pun tetap memantau penggunaan beasiswa,” imbuh Mabrur.
Pemantauan dilakukan karena setiap penerima manfaat harus menyampaikan laporan setiap tiga bulan.
Sebagai contoh, pembelian barang-barang seperti laptop hanya boleh dilakukan sekali.
Pembelian juga harus disertai dengan bukti transaksi. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana