Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SMKN 1 Batu Gelar Pelepasan Siswa Kelas X11 dengan Sederhana

Kholid Amrullah • Sabtu, 10 Mei 2025 | 12:55 WIB

 

BATU –

SEDERHANA: Kepala SMKN 1 Batu Joko Santoso menerima buket bunga sederhana dari siswa.
SEDERHANA: Kepala SMKN 1 Batu Joko Santoso menerima buket bunga sederhana dari siswa.

Kepala SMKN 1 Kota Batu Joko Santoso S.Pd, MT mengatakan, bahwa pelepasan dari sekolah sudah dilakukan dengan apel di lapangan indoor Jumat (9/5) secara khidmat namun tetap penuh keceriaan. Prosesi pelepasan itu dilakukan dengan sangat sederhana tetapi tidak mengurangi makna. Menurut dia, meski sederhana tetapi anak-anak juga tetap ceria dan penuh semangat.

Setelah pelepasan ini, lanjut dia, sekolah sudah tidak ada lagi kegiatan. Namun jika para orang tua menginginkan adanya tasyakuran maka itu semua sudah di luar kebijakan sekolah. “Kami tidak bisa melarang jika tiap jurusan mengadakan tasyakuran sendiri-sendiri, yang jelas itu bukan sekolah yang membikin acara,” ungkap Joko.

KHIDMAT: Para guru dan siswa memanjatkan doa dalam acara pelepasan siswa, Jumat (9/5).
KHIDMAT: Para guru dan siswa memanjatkan doa dalam acara pelepasan siswa, Jumat (9/5).

Dijelaskannya, kebijakan tasyakuran akan dikembalikan ke wali murid. Terkait konsep tasyakuran apa pun dipersilakan yang penting tidak membebani siswa dan wali murid. Untuk tempat tasyakuran, lanjut dia hendaknya digelar di sekolah agar tidak menambah beban biaya. Kemudian siswa bisa menggunakan pakaian sekolah, pakaian bebas umum, atau karena SMK 1 ini kelompok pariwisata, make up bisa sendiri, baju dan kebaya juga punya karyanya anak-anak sendiri.

Bagi sekolah, lanjut Joko, yang terpenting anak-anak harus siap dengan kompetensinya bekerja, siap melanjutkan kuliah bagi yang ingin melanjutkan atau menjadi wirausahawan.

TETAP SEMANGAT: Para siswa meneriakkan yel-yel dengan penuh semangat sebelum acara pelepasan diakhiri.
TETAP SEMANGAT: Para siswa meneriakkan yel-yel dengan penuh semangat sebelum acara pelepasan diakhiri.

Salah satu  siswi Vanelta dari kelas 12 busana 1 mengatakan,  terkait tasyakuran di jenjang SMA dan SMK menurut dia diperbolehkan asal tetap di lingkungan sekolah dan dilakukan secara sederhana. “Jadi kalau benar-benar dihapus kan itu nggak semua anak itu akan ke jenjang kuliah. Jadi nanti Kasihan nggak ada kenangan atau kayak gimana gitu. Menurut saya tetap diperbolehkan asal tidak membebani siswa dan wali murid,” ungkap dia.

Begitu juga yang yang disampaikan Ayla Dea Pramita Artikasari dari kelas 12 kecantikan 1,  menurut dia untuk tasyakuran ini sama sekali tidak membebani karena sudah menabung sejak kelas 10. “Terus kita juga mendapat kenang-kenangan jadi enggak cuma glamornya,” tambahnya.(lid)

 

Editor : Kholid Amrullah
#smkn 1 batu #Kota Batu #pelepasan siswa #perpisahaan