MALANG KOTA - Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Malang menggelar prosesi wisuda tahun 2025 dengan jumlah peserta 231 mahasiswa. Namun, sebanyak 23 orang di antaranya tidak dapat mengikuti wisuda karena telah bekerja dan memiliki kesibukan lain. Prosesi wisuda diikuti oleh lulusan dari seluruh jenjang pendidikan, mulai dari program diploma, sarjana, hingga pascasarjana.
Ketua STIA Malang Dr Ali Hanafiah ST MM menyampaikan, wisuda tahun ini kembali menegaskan komitmen kampus dalam menjaga kualitas dan keterjangkauan pendidikan. ”STIA dikenal sebagai kampus yang mengedepankan “rasa sosial tinggi ” dan tercermin dalam jargon yang dimiliki yaitu “Unggul dalam Mutu, Terjangkau dalam Biaya”. Kami selalu berupaya agar pendidikan di sini dapat diakses oleh berbagai kalangan tanpa mengurangi kualitas,” ujarnya.
Dipaparkan juga lulusan yang berhasil mencatatkan prestasi akademik membanggakan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 3.95 dari Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan atas nama Qurrotu A’Yunimas Sufiah. Seluruh program studi di STIA Malang telah terakreditasi baik sekali. Di antaranya S2 Ilmu Administrasi, S1 Administrasi Bisnis, S1 Administrasi Publik, dan D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan.
Meski sistem akreditasi nasional mengalami perubahan, STIA tetap menjaga mutu dan stabilitas baik dalam jumlah pendaftar maupun lulusan setiap tahunnya. Di tengah maraknya kampus dengan biaya UKT tinggi, STIA Malang tetap konsisten dengan biaya pendidikan yang terjangkau. Selain itu, STIA aktif mengundang praktisi dari berbagai bidang untuk memperkaya soft skill mahasiswa.
Ketua STIA Malang yang akrab dipanggil Hanif menyoroti tantangan generasi muda saat ini yang cenderung sensitif dan kurang memiliki fighting spirit. Sehingga kampus berupaya membangun karakter mahasiswa agar lebih disiplin dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
”Generasi sekarang seperti strawberry, tampak bagus di luar tapi rapuh di dalam. Kami mencoba membentuk mahasiswa agar lebih bisa bersosialisasi dan disiplin, salah satunya melalui kerja sama dengan PUSDIKARHANUD dalam pelaksanaan Orientasi Pendidikan,” tambah Ketua.
Dengan berbagai inovasi dan komitmen pada mutu serta karakter, STIA Malang terus berupaya mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Editor : A. Nugroho