MALANG – Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Bululawang terus bersinar sebagai lembaga pendidikan yang harmonis. Madrasah yang berdiri sejak 1979 itu berkomitmen dalam pembentukan siswa-siswi berkarakter positif yang berprestasi.
Madrasah ini telah mencetak atlet-atlet badminton yang berprestasi di kancah nasional, bahkan sampai dipercaya di level internasional. Dengan komitmen kuat pada nilai-nilai positif, MA An-Nur menjadi rujukan pendidikan karakter di Indonesia, sekaligus menghasilkan atlet muda berprestasi.
Prestasi gemilang ditunjukkan oleh peserta didik seperti Muhammad Rasya Haikal dan Hari Mas Arvandya yang berkali-kali memenangi turnamen nasional. Kini, mereka berdua direkrut oleh Prime Stars Sports, Dubai, Uni Emirat Arab.
Tidak hanya itu, atlet-atlet badminton MA An-Nur juga akan berlaga di PORSENI Jawa Timur untuk kategori ganda putra, ganda putri, dan tunggal putra, mewakili Malang Raya. Atas pencapaian tersebut, MA An-Nur Bululawang atau Manbula akhirnya dipercaya oleh masyarakat luas.
Totok Maskarto, pembina atlet Manbula, mengatakan bahwa pada ajaran baru 2025 nanti, madrasah aliah tersebut akan kedatangan adik kandung dari atlet badminton nasional, Wahyu Nayaka.
“Kami bangga melihat siswa seperti Bayu Arya, adik dari atlet nasional Wahyu Nayaka peraih medali perunggu SEA Games 2019, mempercayai MA An-Nur sebagai tempat menimba ilmu dan berlatih sebagai atlet badminton,” ujarnya, seusai rapat persiapan PORSENI tingkat provinsi, Kamis, 29 Mei 2025.
Madrasah aliyah yang memiliki semboyan Hebat Berkarakter tersebut selalu berusaha menjaga komitmen pada keberhasilan pendidikan peserta didik. Kepala Madrasah, Ahmad Mursidi, menegaskan pihaknya selalu berusaha konsisten dalam pengembangan pendidikan peserta didik. “Setiap peserta didik tidak hanya berkualitas dalam pendidikan akademik dan karakter positif, tetapi juga pada prestasi,” bebernya.
Sejak 2019, MA An-Nur telah menjalin kerja sama dengan Yayasan Mata Hati Care and Center Indonesia, sebuah komunitas pendidikan karakter yang dipimpin oleh Ahmad Syamsun.
Khoruddin Junaedi, Humas Manbula, mengatakan bahwa MA An-Nur berkomitmen untuk menjadi lembaga pendidikan berbasis karakter positif, demi mencetak siswa yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki nilai moral. “Untuk menjadi manusia unggul, cerdas dan berprestasi saja belum cukup. Harus diimbangi dengan akhlakul karimah yang baik,” tandasnya.
Artikel ini ditulis oleh Faiz Fadllillah dari Ma An Nur Bululawang.
Editor : A. Nugroho