MALANG KOTA – Viqqi Razaqtana, Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang mendapat gelar kehormatan dari Kesultanan Paser, kemarin (2/7). Viqqi mendapat gelar kehormatan Tuan Imam Paser (T.I.P). Gelar tersebut diberikan langsung oleh Sultan Paser Dr (HC) Aji Muhammad Jarnawi SH (Sultan Muhammad Alamsyah III).
Alasan pemberian gelar tersebut adalah pengabdian dakwah yang dilakukan oleh Viqqi untuk memperkenalkan nama daerah Paser hingga tingkat Internasional. Selain itu, Viqqi juga mengenalkan islam tidak hanya dalam hal ibadah, tetapi juga wajah islam yang indah, penuh toleransi, dan sejuk.
Ilmu yang sudah didapat Viqqi, tidak hanya dimanfaatkan untuk diri sendiri. Tapi Viqqi mengkoordinir para pemuda dan ormas islam dalam menyatukan visi untuk memperkenalkan wajah islam yang ramah dan ideal.
Rangkaian safari dakwah di seluruh Indonesia sudah dilakukan, bahkan di saat libur kuliah pun berdakwah hingga di wilayah pelosok. Lalu, dia juga melatih para anak muda dalam pelatihan dai yang menghasilkan kader-kader terbaik.
Prestasi juga diraih dengan menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Da’i Muda Indonesia dan Ketua Umum JQH UNISMA. Selain itu, terpilih menjadi TOP 20 Da’i Berpengaruh 2024, Juara I Da’i Tingkat Internasional di Malaysia pada 2022, dan Juara I Da’i Tingkat Internasional di Turki pada 2025.
T.I.P Viqqi Razaqtana adalah cucu dari Almarhum Tuan Guru KH. Bahraini Al Banjari dan anak dari KH. Sunamin (Gusmin). Perjuangan dakwah Viqqi juga dirasakan masyarakat Paser Kaliman Timur, Ikatan Dai Muda Indonesia, Universitas Islam Malang, dan UKM JQH UNISMA.
T.I.P Viqqi Razaqtana berharap bisa menjaga amanah dan nama baik gelar yang sudah didapatnya saat ini. “Terima kasih atas kepercayaan Sultan Muhammad Alamsyah III. Semoga dengan gelar kehormatan ini, pengabdian yang saya terus berlanjut, menginspirasi dan membangkitkan semangat generasi muda untuk belajar dan mensyiarkan Islam sampai ke pelosok negeri,” tutupnya. (bes)
Editor : A. Nugroho