Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Malang Kebut Penyaluran Seragam Gratis hingga Akhir Bulan

A. Nugroho • Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:10 WIB
BERTAHAP: Para pelajar SDN Sukoharjo 1 menunjukkan seragam gratis dari Pemkot Malang, kemarin (26/8).
BERTAHAP: Para pelajar SDN Sukoharjo 1 menunjukkan seragam gratis dari Pemkot Malang, kemarin (26/8).

MALANG KOTA - Penyaluran seragam gratis kepada siswa baru jenjang SD dan SMP terus berproses. Hingga kemarin (26/8), sudah ada 80 persen seragam yang tersalurkan. Sesuai target awal, Pemkot Malang optimistis penyaluran bakal rampung pada akhir bulan Agustus.

Pada tahun ajaran 2025-2026 ini, total Pemkot Malang menyediakan kuota seragam gratis untuk 13.806 siswa. Terbagi untuk 6.637 siswa jenjang SMP dan 7.169 siswa jenjang SD. Penyaluran dilakukan bertahap sejak pertengahan Juli lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Muflikh Adhim optimistis mampu memenuhi target penyaluran pada bulan Agustus. Itu sesuai dengan kontrak dengan vendor atau pihak ketiga.

”Bisa sesuai target, setiap hari ada pengiriman sampai di kantor,” tutur Adhim. Untuk mekanisme penyaluran seragam gratis, perwakilan sekolah harus mendatangi Kantor Disdikbud di Jalan Veteran Nomor 19, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru.

Seragam tidak dikirim langsung ke sekolah karena harus dilakukan pendataan. Tujuannya agar disdikbud l bisa memantau secara langsung kekurangan distribusi. ”Saat seragam sampai ke kantor, langsung kami didistribusikan. Sekolah juga datang langsung pada hari yang sama,” terangnya.

Meski penyaluran mencapai 80 persen, Adhim mengakui masih ada beberapa atribut yang belum lengkap. Di antaranya bet, sabuk Pramuka, dan topi Pramuka. Agar mempercepat distribusi, seragam terlebih dahulu dikirim, selanjutnya atribut diberikan secara bertahap.

”Kalau jenjang SD hampir 100 persen sudah dapat seragam, total ada 195 sekolah negeri. Sedangkan untuk SMP kami lakukan percepatan,” papar pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Sarana dan Prasarana Disdikbud itu.

Terkait pemberian seragam kepada siswa sekolah swasta, disdikbud belum mendapatkan pengajuan. Meski begitu, ada kuota khusus yang disiapkan. Totalnya sebanyak 600 setel seragam. ”Mungkin tahun depan ada alokasi khusus untuk sekolah swasta,” imbuh Adhim.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Suryadi mendorong penyaluran seragam gratis segera diselesaikan. Sebab, proses pembelajaran sudah memasuki bulan kedua. ”Kalau Juli sampai Agustus siswa tidak pakai seragam baru masih ditoleransi. Tetapi kalau September masih belum, kasihan siswanya,” kata dia.

Untuk itu, Suryadi meminta pemkot mendesak vendor agar bergerak cepat. Mereka harus mematuhi kontrak dengan menyelesaikan kewajiban bulan Agustus. ”Pemkot wajib menekan vendor. Jika memang seragam dulu tidak masalah, nanti atribut menyusul,” imbuh dia. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#seragam gratis #penyaluran #SD dan SMP #disdikbud kota malang