Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Guru SD di Kecamatan Kedungkandang Semangat Membuat Buku Antologi

Galih R Prasetyo • Jumat, 3 Oktober 2025 | 18:06 WIB
PANUTAN : Hadiah exclusive untuk 5 penulis terbaik saat Diklat Jurnalistik Guru se-Kecamatan Kedungkandang, Kamis (2/10).
PANUTAN : Hadiah exclusive untuk 5 penulis terbaik saat Diklat Jurnalistik Guru se-Kecamatan Kedungkandang, Kamis (2/10).

MALANG KOTA – Sebanyak 25 guru dari SD di Kecamatan Kedungkandang antusias mengikuti Diklat Jurnalistik yang digelar di kantor Jawa Pos Radar Malang, kemarin (2/10).

Kegiatan tersebut, merupakan kolaborasi tahun ketiga antara Jawa Pos Radar Malang dengan Dinas Pendi­dikan dan Kebudayaan (Dis­dikbud) Kota Malang.

Diklat dibuka dengan pe­ma­paran dari Direktur PT Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd. Pria yang sudah menerbitkan 5 buku itu senang melihat semangat para peserta membuat buku antologi. ”Meskipun belum ada pengalaman membuat buku, tapi ini adalah bukti, guru menjadi contoh teladan penguatan literasi di sekolah,” ujarnya.

Materi kedua disampaikan Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmudan. Dia menjelaskan, cara me­nyusun berita. Peserta dimin­ta membuat tulisan bertema, masalah di sekolahku.

Penulis terbaik saat diklat, menda­patkan hadiah exclusive dari Jawa Pos Radar Malang. Antara lain, dari SDN Buring Betalia Lucky Widyawati SPd, SDN Kotalama 1 Kamaludin Septi Arizal SPd, SDN Lesanpuro 3 Yusuf Afandi, SDN Lesanpuro 4 Pratiwi Eka Rachmawati, dan SDN Madyopuro 5 Siti Choiriyah SPd.

Acara ini merupakan bagian dari gerakan One Teacher One Book (OTOB) yang dica­nang­kan Disdikbud Kota Malang. Seluruh karya peserta diklat akan diterbitkan dalam buku antologi. Buku tersebut dijad­walkan launching serentak pada November. Bersama buku antologi lain dari guru TK, SD di 5 Kecama­tan dan Kepala SMP Negeri se-Kota Malang.

Ada 20 SD Negeri yang berpartisipasi dalam acara ini. Diantaranya, SDN Lesanpuro 1, SDN Lesanpuro 2, SDN Lesanpuro 3, SDN Lesanpuro 4, SDN Sawojajar 5, SDN Bumiayu 1, SDN Kedungkandang 1, SDN Kedungkandang 2 dan SDN Model. Lalu, ada SDN Cemorokandang 2, SDN Cemorokandang 4, SDN Madyopuro 1, SDN Madyopuro 2, SDN Madyopuro 3, SDN Madyopuro 4, SDN Madyopuro 5, SDN Buring, SDN Bumiayu 3 dan SDN Kotalama 1.

Selain itu, ada empat SD Swasta yang semangat untuk meningkatkan literasi di sekolahnya, antara lain SDI Sabilil Muhtadiin, SDI Terpadu Mutiara Hati, SDI Al-Azhar 53, SD Islam Khoiru Ummah Malang dan SDK Brawijaya 03.

Ketua K3S Kecamatan Ke­dung­kandang Drs Heri Sunardi MM mengapresiasi semangat peserta. ”Kami selalu mening­katkan potensi guru-guru kami terutama di bidang literasi. Harapannya, karya buku yang dibuat menginspirasi siswa untuk gemar membaca dan menulis,” tutupnya. (bes/gp)

Editor : A. Nugroho
#guru sd #malang kota #disdikbud #Diklat Jurnalistik