Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kampus Negeri di Malang Potensi Sedot 18 Ribu Mahasiswa Baru Jalur Mandiri

Mahmudan • Kamis, 8 Januari 2026 | 09:13 WIB
Ilustrasi kampus
Ilustrasi kampus

MALANG KOTA – Peluang calon mahasiswa untuk diterima di kampus negeri sepertinya lebih terbuka. Sebab, kuota jalur mandiri terus bertambah dari tahun ke tahun. Peluang lolos seleksi lebih besar jika jumlah pendaftar konstan dari tahun-tahun sebelumnya.

Untuk jalur mandiri saja, empat perguruan tinggi negeri (PTN) di Kota Malang berpotensi menyedot 17 ribu sampai 18 ribu mahasiswa baru. Diestimasikan meningkat dibanding kuota jalur mandiri tahun sebelumnya.

Universitas Brawijaya (UB) mendominasi dengan estimasi kuota 9.000-an kursi. Tak jauh beda dibanding tahun lalu. Universitas Negeri Malang (UM) belum menetapkan, tapi berpeluang menyediakan 5.000-6.000 kursi. Angka tersebut meningkat dibanding kuota mandiri tahun lalu, yakni 4.653 kursi.

Kuota Jalur Mandiri Kampus Negeri
Kuota Jalur Mandiri Kampus Negeri

Sementara Politeknik Negeri Malang (Polinema) mengestimasikan 2.010 kursi, dari sebelumnya 1.657 kursi. Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang belum menentukan kuota mandiri, tapi tidak menutup kemungkinan bertambah.

Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik (DALA) UB Arif Hidayat mengatakan, tahun ini pihaknya membuka daya tampung total hampir 18 ribu mahasiswa. Jumlah tersebut sama dengan tahun lalu. "Untuk jalur mandiri sesuai yang sudah ditetapkan Kemendiktisaintek, yakni 50 persen atau sekitar 9 ribu mahasiswa," ucap Arif.

Di lain pihak, Wakil Direktur I Polinema Prof Ratih Indri Hapsari ST MT PhD menyampaikan, tahun ini Polinema menambah daya tampung untuk 600 mahasiswa. Tambahan daya tampung disebar ke tiga jalur penerimaan, termasuk mandiri. "Pada jalur mandiri, daya tampungnya dibuka untuk 2.010 mahasiswa," terang Ratih. Itu sesuai yang disampaikan Kemendiktisaintek.

Terpisah, Direktur Kemahasiswaan UM Dr Heny Kusdiyanti SPd MM menuturkan, hingga kini belum ada keputusan tentang persentase jalur mandiri. Pimpinan UM masih melakukan pembahasan kuota total tahun ajaran 2026-2027. "Pak Rektor masih di Jakarta untuk membahas tentang kuota ini. Jadi belum bisa dipastikan kuota jalur mandiri," kata dia.

Meskipun belum ditetapkan, dia melanjutkan, UM bakal menambah kuota mahasiswa baru untuk keseluruhan. Kemungkinan daya tampung 2026 bisa mencapai 13 ribu mahasiswa. "Tambahan tahun ini hampir mencapai ribuan dari tahun sebelumnya (12.656 kuota)," jelas Heny.

Jika nantinya kuota maba UM 2026 ditetapkan sekitar 13 ribu mahasiswa, 50 persen atau 6.000 kursi diizinkan untuk jalur mandiri. Tapi jika hanya memakai 45 persen seperti tahun sebelumnya, kuota mandiri sekitar 5.800 kursi. (mel/adk/dan)

Editor : Aditya Novrian
#Polinema #kampus negeri #malang #PTN