Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SMKN 1 Kota Malang Siapkan Lulusan Hadapi Pilihan Pascakelulusan

Aditya Novrian • Rabu, 21 Januari 2026 | 14:14 WIB

ANTUSIAS: Pamsagaca Education Expo 2026 jadi momentum kebersamaan kelas XII SMKN 1 Kota Malang kembali ke sekolah setelah selesai magang.
ANTUSIAS: Pamsagaca Education Expo 2026 jadi momentum kebersamaan kelas XII SMKN 1 Kota Malang kembali ke sekolah setelah selesai magang.

MALANG KOTA – SMKN 1 Kota Malang memperkuat pendampingan bagi siswa kelas XII dalam menentukan langkah setelah lulus sekolah. Upaya tersebut dilakukan melalui Campus Expo Pamsagaca Education Expo 2026 yang digelar di Graha Pamsagaca, Selasa (20/1).

Kegiatan ini menjadi momentum kembalinya siswa kelas XII ke sekolah setelah menyelesaikan program magang industri. Sebanyak 648 siswa mengikuti kegiatan tersebut untuk mendapatkan informasi lanjutan pendidikan maupun pengembangan karier. Berdasarkan data sekolah, sekitar 30 persen siswa kelas XII berminat melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Wakil sekolah menilai expo kampus menjadi sarana penting untuk memperluas referensi siswa. Sebab, lulusan SMK tidak hanya diarahkan untuk langsung bekerja, tetapi juga diberi kesempatan memperkuat kompetensi melalui pendidikan tinggi.

SMK, selama ini, membekali siswa dengan keterampilan praktis yang siap diterapkan di dunia kerja. Sementara perguruan tinggi memberikan penguatan pada aspek analisis, perluasan wawasan, dan kemampuan berpikir kritis. Melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah dinilai bukan berarti meninggalkan keunggulan SMK, tetapi justru memperkuatnya.

Sebanyak 19 perguruan tinggi turut berpartisipasi dalam Campus Expo tersebut. Kampus yang hadir antara lain Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Islam Malang (Unisma), Universitas Merdeka Malang (Unmer), LP3I Malang, dan Universitas PGRI Kanjuruhan (Unikama).

Selain itu, turut hadir Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Terbuka (UT) Malang, Universitas Widyagama Malang, Binus University Online, Institut Teknologi dan Bisnis ASIA, STIKES Maharani Malang, Telkom University, Universitas Bhinneka Nusantara (UBHINUS), IBMT College Malang, hingga Politeknik Sahid Pariwisata.

Tidak hanya perguruan tinggi, sejumlah lembaga kursus dan pelatihan juga ikut meramaikan expo. Di antaranya LKP Syiling International Malang dan LPK Mitra Sarana Sejahtera. Sementara dari sektor bimbingan belajar, hadir Genza Education dan Bimbel Brawijaya.

Di waktu bersamaan, SMKN 1 Kota Malang juga menggelar kegiatan pembinaan karakter bagi siswa kelas X dan XI. Bertempat di Masjid Rhoudotul Jannah, sebanyak 1.200 siswa mengikuti sosialisasi anti perundungan dan bijak bermedia sosial yang disampaikan oleh Fakultas Hukum Universitas Merdeka Malang.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak hukum dan sosial dari perilaku perundungan maupun penyalahgunaan media sosial.

Selain fokus pada siswa aktif, SMKN 1 Kota Malang juga memberikan perhatian kepada alumni. Sekolah memfasilitasi alumni yang belum bekerja melalui program kewirausahaan, pelatihan barista, Bursa Kerja Khusus (BKK), serta job fair yang rutin digelar setiap bulan Juni.

Kepala SMKN 1 Kota Malang, Andri Kusdarmanto, MPd, menegaskan bahwa kesempatan melanjutkan pendidikan tidak dibatasi oleh latar belakang ekonomi. Ia mendorong siswa untuk berani menentukan masa depan sesuai minat dan kemampuan.

"Perguruan tinggi bukan hanya milik mereka yang lahir dari keluarga mampu. Tetapi milik mereka yang memiliki kemauan, keberanian, dan komitmen untuk terus belajar,” tegasnya. (bes)

Editor : Aditya Novrian
#SMKN 1 Kota Malang #sekolah