Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sempat Terjadi Ledakan, Home Industry Terbakar di Singosari Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Kamis, 21 September 2023 | 18:25 WIB

 

DIAWALI LEDAKAN: Api diikuti asap hitam mengepul dari gudang home industry pengolahan bahan kimia di  Jalan Songsong, Kelurahan Ardimulyo, Singosari, Kabupaten Malang, kemarin (20/9).
DIAWALI LEDAKAN: Api diikuti asap hitam mengepul dari gudang home industry pengolahan bahan kimia di  Jalan Songsong, Kelurahan Ardimulyo, Singosari, Kabupaten Malang, kemarin (20/9).

KABUPATEN – Korsleting listrik kembali menjadi kambing hitam kebakaran kemarin (20/9). 

Sebuah gudang home industry bahan kimia untuk percetakan sablon di Jalan Songsong, Kelurahan Ardimulyo, Kecamatan Singosari, hangus dilalap api pada pukul 13.15.

Dua rumah di depan gudang tersebut nyaris ikut terbakar.

Sejumlah saksi di lokasi kejadian menyebut bahwa kebakaran itu diawali bunyi ledakan.

Video yang direkam salah seorang warga juga menunjukkan hal sang sama.

Kobaran api diikuti bunyi beberapa letupan.

Satu ledakan terakhir disertai kemunculan api yang sangat besar di seluruh atap bangunan.

Pantauan wartawan koran ini di lokasi kejadian, api benar-benar menghanguskan seluruh isi gudang.

Di dalamnya terdapat drum minyak yang menyimpan bahan-bahan kimia.

Selain itu juga ada dua sepeda motor milik karyawan yang terbakar.

Dua rumah berada tepat di depan gudang juga sempat terkena.

Pintu dan kaca dua rumah itu tersebut sampai mengalami kerusakan  

Untuk memadamkan api, tiga unit mobil dari tim Damkar Kabupaten Malang diterjunkan ke lokasi kejadian.

Mereka dibantu satu unit truk pengangkut air milik Divif 2 Kostrad.

Salah seorang warga bernama Agus Rizal mengatakan, pada saat terjadi kebakaran, pemilik home industry yang bernama Soli Efendi dan istrinya tidak berada di rumah.

Kabarnya Soli sedang memancing, sementara istrinya bekerja sebagai dokter gigi di Puskesmas Ardimulyo.

”Kebetulan rumah saya ada di belakang masjid dan tidak jauh dari lokasi kejadian. Saya dengar ada suara ledakan, lalu berlari menuju sumber suara," ujarnya.

Saat tiba di lokasi kejadian, Agus melihat gudang home industry sudah terbakar.

Dia juga melihat dua pegawai di gudang itu.

Salah satunya mengalami luka bakar di bagian kaki dan dibawa ke rumah sakit.

”Api baru bisa dipadamkan pada pukul 14.30,” imbuhnya.

Sementara itu, karyawan bernama Suwarno mengaku baru mengetahui kebakaran saat mampir ke lokasi karena sedang ada kebutuhan.

”Saya di sini hanya sopir yang bertugas mengantar bahan baku,” ujarnya.

Dia menjelaskan, home industry kimia itu sudah buka selama sekitar tujuh tahun.

Biasanya mereka mengambil bahan baku untuk diolah di gudang, lalu disalurkan ke beberapa supplier seperti di Surabaya dan Semarang.

”Di sini juga ada dua karyawan lain selain saya,” terangnya.

Ditemui di lokasi kejadian, Kapolsek Singosari Achmad Robial mengatakan, dugaan sementara kebakaran terjadi karena korsleting listrik saat salah seorang pegawai mencampur bahan baku.

”Kami menemukan alat pengaduk di lokasi,” katanya.

Bahan baku yang ditemukan salah satunya berjenis isopropyl alcohol yang disimpan dalam drum.

Jumlah drum yang ada di lokasi mencapai 65 buah.

Sebagian sudah dalam kondisi kosong.

Akibat ledakan itu, Achmad memperkirakan kerugian mencapai Rp 200 juta.

Salah satu karyawan juga mengalami luka bakar 50 persen.

Kini, karyawan tersebut dirawat di RSPH Singosari. (mel/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kebakaran #singosari malang