Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kecelakaan di Jalan Saxophone Malang, Satu Meninggal dalam Laka Motor Beruntun

Fathoni Prakarsa Nanda • Kamis, 23 Mei 2024 | 18:00 WIB

 

 

LUKA DI KEPALA: Mayat Harno dimasukkan ke dalam kantong jenazah sebelum dievakuasi pada Selasa malam (21/5).
LUKA DI KEPALA: Mayat Harno dimasukkan ke dalam kantong jenazah sebelum dievakuasi pada Selasa malam (21/5).

MALANG KOTA – Nahas menimpa Harno, 46, Selasa malam (21/5) di Jalan Saxophone, Kota Malang.

Saat berangkat kerja mengendarai motor, dia menabrak premotor di depannya, kemudian ditabrak premotor lain dari belakang.

Warga Jalan Organ, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru itu meninggal di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah di bagian kepala.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang menyebutkan, Harno yang biasa dipanggil Gembrit merupakan petugas sekuriti di pujasera Jalan Saxophone.

Selasa malam, sekitar pukul 21.00, dia berangkat kerja menggunakan Suzuki Satria F150 dengan nopol N 4633 HHQ.

Karena jarak dari rumahnya ke tempat kerja tidak terlalu jauh, Harno tidak mengenakan helm.

Ayah satu anak itu melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.

Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba ada pengguna motor Honda Astrea Star N 2736 BO yang masuk ke jalan setelah membeli bensin.

Motor itu dikendarai Wahyu, warga Jalan Bylira, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru. 

Pria 49 tahun tersebut berboncengan dengan istri dan anaknya.

Karena jaraknya sudah terlalu dekat, Harno tidak bisa menghindar dan langsung menghantam motor Wahyu.

Harno terpelanting ke tengah jalan, kemudian kepalanya terlindas Honda Scoopy N 3214 EFD yang dikendarai Maghfiroh, 23, warga Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Akibatnya, Harno mengalami luka parah di kepala dan meninggal di tempat kejadian.

Di bagian lain Wahyu dan keluarganya tidak mengalami luka serius.

Hanya sedikit lecet di kaki.

Sementara Maghfiroh mengalami lecet di bagian bibir akibat jatuh dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar.

”Almarhum Mas Gembrit meninggalkan seorang istri dan anak semata wayangnya,” kata Bima Cahyo Nugroho, warga Jalan Piano, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru.

Bima merupakan tetangga Harno sekaligus saudara Wahyu.

Bima menjelaskan, istri Harno murni ibu rumah tangga.

Kesehariannya berada di rumah dan menjaga anak.

Sementara Harno bekerja menjaga lahan pujasera.

”Hari ini (22/5) jenazah Mas Gembrit dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bawang Tunggulwulung," katanya.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Isrofi mengatakan bahwa korban yang meninggal memang tidak mengenakan helm.

Terbukti saat olah TKP tidak ditemukan helm milik korban.

”Luka di kepala korban akibat ditabrak Honda Scoopy dan benturan saat terpental ke jalan," tutupnya. (aff/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#meninggal #Kecelakaan di Malang