SUMBERPUCUNG – Nahas betul nasib Kholis, 26. Warga Jalan Ir Soekarno, Desa Jatiguwi, Sumberpucung meninggal akibat motor yang dikendarainya dihantam pikap. Peristiwa kecelakaan maut terjadi kemarin (9/3) sekitar pukul 00.300 dini hari.
Mulanya, mengendarai sepeda motor Honda Astrea Grand dengan nomor polisi (nopol) N 5930 ECL dari arah selatan simpang tiga Jalan Raya Jatiguwi, Sumberpucung. Kholis membonceng temannya, Agus Sugianto, 24. Mereka hendak menyeberang.
Kondisi jalanan sepi dan remang-remang karena minim penerangan. Rupanya dari arah barat melintas Daihatsu Gran Max dengan nomor polisi N 8135 EN. Mobil tersebut dikemudikan oleh Agus Kurniawan, 39, warga Jalan Kebonsari, Desa Ngebruk, Sumberpucung.
“Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak bisa dihindari,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoirudin kemarin.
Bodi depan pikap menabrak bagian samping motor korban. Kholis dan temannya terpental ke aspal jalan. Keduanya tidak memakai helm, sehingga fatalitas kecelakaan semakin tinggi.
“Pengendara sepeda motor mengalami luka serius di kepala sehingga meninggal tewas di lokasi kejadian,” lanjut Samsul.
Sementara penumpang sepeda motor mengalami luka di tangan, kaki, dan badan. Dia langsung dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk mendapat perawatan. Lalu pengemudi pikap yang mengalami luka di bagian tangan dan kaki.
Samsul mengatakan faktor utama penyebab kecelakaan diduga karena kelalaian pengendara sepeda motor. Dia menyebut korban kurang berhati-hati saat hendak menyeberang dan keluar dari gang. Hal itu menjadikan pengendara pikap terkejut dan tidak sempat menghindar. Kini jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka, sementara dua korban luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (aff/dan)
Editor : A. Nugroho