MALANG KOTA – Plaza Araya kini semakin keren. Itu setelah plaza tersebut meresmikan 5 bioskop baru dengan konsep yang berbeda dengan bioskop lain yang ada di Kota Malang.

Dibuka kemarin (19/4), Cinema XXI langsung ramai diserbu para pengunjung yang berebut ingin menonton film Hollywood anyar, Rampage dan A Quiet Place. Untuk membuka bioskop anyar ini, diadakan nonton gratis bersama pimpinan Araya Group.

Manajer Cinema XXI Sugeng Purwanto menjelaskan, hadirnya bioskop anyar di Plaza Araya ini merupakan Cinema XXI ketiga yang ada di Kota Malang. Meskipun menjadi nomor tiga, Cinema XXI di Plaza Araya menghadirkan konsep interior klasik yang mewah. ”Ini konsep pertama di Jawa Timur sekaligus ketiga setelah Jakarta dan Tangerang,” ujarnya.

Konsep klasik yang dimaksud Sugeng adalah konsep yang didesain mulai dari interior luar bioskop hingga ke dalam studio. ”Kami melengkapi bioskop di Plaza Araya ini dengan sound system terbaik, yakni 4 ways sound system dan desain kursi yang nyaman bagi pengunjung dengan harga terjangkau, hanya Rp 25 ribu,” ujarnya.

Menurut General Manager Araya Group Prima Hartono, untuk bioskop anyar ini dilengkapi dengan lima teater yang dibuka sekaligus dalam satu hari. ”Setiap studio ada warna kursi yang berbeda dan dengan kualitas sound system dan gambar terbaik di Jawa Timur,” ujarnya.

Dalam studio 1 atau studio yang besar ada 180 seat dan untuk studio yang kecil 130 seat. Fasilitas lain, tentunya mini café yang mampu memuaskan para pengunjung dengan menu makanan yang menarik dan sanggup menghadirkan suasana cozy (nyaman). ”Kami lengkapi dengan fasilitas parkir yang sangat luas,” ujarnya.

Karena ada lima studio, Cinema XXI di Plaza Araya dianggap bisa memiliki jadwal film yang lebih banyak dan genre film yang sama banyaknya. ”Ini baru studio yang besar, jadi bisa variasi filmnya,” ujarnya.

Prima juga menambahkan, hadirnya bioskop anyar di Plaza Araya dinilai sangat strategis untuk kawasan di daerah Plaza Araya. ”Tentunya sangat strategis dan bisa memudahkan para pengunjung, apalagi saat weekend, pas ingin nonton,” tambahnya.

Pewarta; Sandra
Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Kholid Amrullah